Viral Medsos
VIRAL Warga Nekat Dekati Material Awan Panas Gunung Merapi di Kaliadem, BPPTKG: Itu Berbahaya
Viral di media sosial, ada video yang memperlihatkan sejumlah orang mendekati material awan panas Gunung Merapi. Diduga, lokasi pengambilan video itu
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Viral di media sosial, ada video yang memperlihatkan sejumlah orang mendekati material awan panas Gunung Merapi. Diduga, lokasi pengambilan video itu ada di kawasan Kaliadem.
Video dibagikan oleh akun Twitter @SukimanMerapi, Kamis (10/3/2022) pukul 19:08 malam.
“Ini anak mana? Kok berani main-main dengan situasi seperti ini. Ada yang punya info lengkap kelakuan ini? cc: @BPPTKG @jalinmerapi. Kalau enggak salah, lokasi di Kaliadem. Bagaimana jika ada susulan guguran?” tanyanya.
Dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat sekelompk orang berada di kawasan jalur awan panas guguran Gunung Merapi melintas.
Bahkan, ada beberapa diantara mereka yang jongkok mengamati asap-asap yang masih mengepul.
Salah satu orang, berusaha untuk memegang seberapa panas pasir itu. Sementara, orang-orang lain siap mengabadikan momen dengan gawai pintar mereka.
Diketahui, Gunung Merapi mengeluarkan banyak Awan Panas Guguran (APG), Rabu dan Kamis (9-10/3/2022), menyebabkan beberapa daerah mengalami hujan abu.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, APG Gunung Merapi Rabu malam terjadi pada pukul 23.18, 23.29, 23.38, 23.44, 23.53, Waktu Indonesia Barat (WIB).
APG tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 75 mm dan durasi maksimal 570 detik.
Jarak luncur 5 km ke arah tenggara. Arah angin ke barat laut.
Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 193 warga yang berada di wilayah Timur kawasan Merapi harus dievakuasi ke Balaidesa Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Rinciannya terdiri dari lansia 38 jiwa, anak-anak dan balita 40 jiwa, ibu hamil 1 jiwa, dan orang dewasa 114 jiwa.
Beberapa warga di wilayah Timur lainnya juga ikut turun ke lokasi aman, yakni terdiri dari warga Kalitengah lor 4 RT dengan total sekitar 400 jiwa, kemudian warga Kalitengah kidul sebanyak 4 RT terdiri lansia dan balita.
Mereka semua sudah kembali ke rumah masing-masing.
Dalam pengamatan selama enam jam, mulai 00.00-06.00 WIB, Kamis (10/3/2022), BPPTKG juga mencatat, ada 11 kali APG Gunung Merapi yang terjadi.