Berita Bencana Alam
Dampak Bencana Longsor di Tawangmangu, Material Longsor Timpa Rumah Warga dan Menutup Akses Jalan
Bencana alam berupa tanah longsor yang diakibatkan hujan deras terjadi di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Bencana alam berupa tanah longsor terjadi dan melanda wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Tepatnya di daerah Kecamatan Tawangmangu pada Selasa (8/3/2022) kemarin.
Bencana tanah longsor tersebut dilaporkan akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah itu, kemarin.
Selain tanah longsor sejumlah pohon tumbang di dua desa yang ada di Tawangmangu.
Melansir dari TribunSolo, dua desa yang terkena dampak hujan deras tersebut, yakni Desa Sepanjang dan Desan Bandardawung.
Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo mengatakan ada 16 titik yang terdampak hujan deras dan angin kencang di dua desa tersebut.
"Masing-masing 11 titik di Desa Sepanjang, dan 5 titik di Desa Bandardawung," ucap Eko kepada TribunSolo.com, Selasa (8/3/2022).
Eko mengatakan 5 titik di Desa Bandardawung yang terdampak masing-masing 1 titik akses jalan tertutup, dan 4 titik rumah yang berada di Dusun Gamping, Desa Bandar Dawung, Kecamatan Tawangmangu.
Sedangkan 11 titik di Desa Sepanjang ada 8 rumah dan 3 akses jalan tertutup longsor.
"Akses jalan di Desa Sepanjang terdampak longsor masing-masing 2 jalan kampung dan 1 jalan DPU," ucap Eko.
Kemudian, dia mengatakan ada 4 rumah dusun ledok, Desa Sepanjang terdampak dari hujan deras disertai angin kencang.
Masing-masing 4 rumah yang terdampak yaitu yang dapurnya terdampak longsor, bahkan longsoran tersebut yang menimpa kendaraan.
Sementara itu, di Desa Bandardawung rumah yang terdampak yaitu teras rumah yang terkena longsoran ringan.
"Saat ini, akses jalan menuju Dusun Genengan, Desa Sepanjang masih terputus karena jalan tertimbun longsor," ujar Eko.
Kemudian, dia mengatakan pemicu terjadi longsor, yaitu karena hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tawangmangu sejak pukul 14.00 WIB hingga saat ini.