Berita Kulon Progo Hari Ini

Satgas Covid-19 Kulon Progo: Pasien Bergejala Sedang dan Berat Wajib Dirawat di RS

Satuan tugas (satgas) Covid-19 Kabupaten Kulon Progo mengimbau warganya yang terpapar Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat wajib

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satuan tugas (satgas) Covid-19 Kabupaten Kulon Progo mengimbau warganya yang terpapar Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat wajib di bawa ke rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 supaya mendapatkan perawatan. 

Upaya ini untuk meminimalisir kematian pasien Covid-19 saat menjalani isolasi mandiri ( isoman ). 

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mencatat jumlah kematian pasien isoman sejak Januari 2022 sebanyak sembilan pasien. 

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik di DI Yogyakarta Hari Ini, Senin 7 Maret 2022

Ia mengklaim tingkat keterisian tempat tidur di RS rujukan Covid-19 saat ini relatif aman.

Sementara ketersediaan oksigen di dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) masih tercukupi.  

"Harapan saya, masyarakat tidak menangani sendiri di rumah, bila kondisinya mengarah ke sedang dan berat. Apalagi terjadi gangguan pernapasan karena terjadi penurunan saturasi oksigen segera dibawa ke RS. Karena banyak bangsal yang kosong," jelasnya, Senin (7/3/2022). 

Satgas Covid-19 menyiapkan pelayanan maksimal bagi para pasien Covid-19.

Dikarenakan peningkatan kasus covid-19 di Kulon Progo disebabkan adanya varian Omicron dan masih ada varian delta.

Seperti diketahui pasien yang terserang varian delta membutuhkan perawatan di rumah sakit. 

Baca juga: INFO Prakiraan Cuaca BMKG DI Yogyakarta Hari Ini Senin 7 Maret 2022

Prosentase tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di bangsal isolasi rs rujukan Covid-19 masih dibawah 30 persen dari total kapasitas 132 TT. 

Sedangkan, BOR yang penuh di ruang Intensive Care Unit (ICU) dikarenakan terbatas. 

"Di ICU memang penuh. Namun kita sudah berdiskusi dengan dua RSUD untuk menyeleksi pasien-pasien. Kalau sudah tidak membutuhkan ICU bisa segera dipindahkan di bangsal," kata Baning. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved