Berita DI Yogyakarta Hari Ini
ORARI DI Yogyakarta Bakal Selenggarakan MUSDA VIII
Selain Musda VIII ORAARI DI Yogyakarta, juga diselenggarakan acara pendamping yakni kegiatan keamatiran radio meliputi Fox Hunting.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Organisasi Amatir Radio Indonesia ( ORARI ) DI Yogyakarta bakal menyelenggarakan Musyawarah Daerah ( Musda ) ke-VIII di Kawasan Kaliurang, Sleman, Minggu (13/3/2022) mendatang.
Kegiatan musyawarah ini dilakukan untuk memilih ketua baru serta kepengurusan ORARI DI Yogyakarta periode 2022-2027.
"Musda ini merupakan agenda besar setelah lima tahun ini teman-teman pengurus ORARI DI Yogyakarta sudah berjuang sekuat tenaga agar tetap dapat berperan di tengah masyarakat," kata Ketua ORARI Daerah Anton Sutrisno (YB2UFO).
Ditambahkannya, ORARI DI Yogyakarta selalu berupaya menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini.
Baca juga: Sutrisno Punya Koleksi Radio Jadul Paling Tua Lansiran 1960
Sebab di masa lalu ORARI memegang peranan yang cukup besar terutama untuk sarana komunikasi di tengah masyarakat, lantaran belum adanya gawai seperti saat ini.
"Agar ORARI tetap survive, tetap berperan, kami ada penyesuaian teknologi agar tetap bisa menarik bagi kaum milenial. Terus terang banyak anggota dari kami yang sudah lama, dan butuh pengkaderan dan di sinilah kami berharap pengurus selanjutnya dapat menyusun program yang menyentuh generasi muda," kata Anton.
"Saat ini pun upaya tersebut sudah dimulai, misal bekerjasama dengan Pramuka, serta dunia pendidikan yang lain. Harapannya dengan Musda mendatang, ORARI semakin solid, kompak, untuk mencapai satu tujuan agar perannya semakin nyata di tengah masyarakat," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia MUSDA VIII ORARI, Puji Gunawan Wibisono (YC2WIP) mengatakan bahwa kegiatan ini akan diikuti sekira 1600 anggota dari wilayah Kota/ Kabupaten di DI Yogyakarta .
Baca juga: Momen saat Ganjar Pranowo Mendadak Jadi Penyiar Radio di Hari Radio Nasional
"Untuk calon ketua, nantinya melalui proses penjaringan. Nantinya dari masing-masing lokal akan mengusulkan nama, siapa yang kira-kira tepat untuk menjadi figur ketua. Nah lantas kemudian akan ditentikan melalui sidang, jadi dari awal memang belum ada (calon)," terangnya.
Selain Musda VIII ORAARI DI Yogyakarta, juga diselenggarakan acara pendamping yakni kegiatan keamatiran radio meliputi Fox Hunting, jalan kaki kelompok usia > 50 tahun, kelompok usia <50>
Adapun tujuan dari lomba Fox Hunting ini ialah sebagai sarana latih diri dan meningkatkan ketrampilan dalam penggunaan peralatan yang dibuat sendiri dengan harapan dapat membantu mengawasi penggunaan frekuensi atau dukungan komunikasi dalam menghadapi situasi darurat serta untuk mempererat persaudaraan antar sesama anggota Amatir Radio. ( Tribunjogja.com )