Perang Rusia Ukraina
Perang Sekutu Ukraina Lawan Rusia Lewat Postingan Video di Media Sosial
Operasi militer Rusia di Ukraina disertai dengan video, tweet, dan posting media sosial.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Pada serangkaian pernyataan yang diterbitkan pada hari Selasa baik oleh media Iran dan di halaman Twitter pemimpin tertinggi, Khamenei mengatakan AS menyeret Ukraina ke tempatnya sekarang.
Di antara tindakan Washington yang menurutnya menyebabkan konfrontasi militer dengan Rusia adalah dugaan campur tangan Amerika dalam urusan dalam negeri negara Eropa Timur itu.
Bentuknya berupa menciptakan revolusi an menggulingkan satu pemerintah dan menempatkan yang lain berkuasa.
Namun bagaimana pun Ayatollah Khamenei menyatakan Iran mendukung diakhirinya perang di Ukraina.
Pemimpin tertinggi Iran itu mengatakan peristiwa dramatis terbaru di Ukraina harus menjadi pelajaran penting bagi negara lain.
Salah satu dari dua kesimpulan utama yang dapat ditarik menurut Khamenei adalah bahwa dukungan Amerika dan Eropa untuk negara lain hanyalah fatamorgana dan tidak nyata.
Ulama itu kemudian menyamakan "Ukraina hari ini" dengan "Afghanistan kemarin," di mana kedua negara "dibiarkan sendirian" oleh pemerintah AS dan Barat.
Pelajaran penting lainnya yang menurut Khamenei dapat dipelajari dari krisis Ukraina adalah bahwa rakyat adalah dukungan terpenting pemerintah.
Dia melanjutkan dengan mengklaim bahwa "rakyat Ukraina" tidak benar-benar menyetujui pemerintah.
Menurut pemimpin tertinggi Iran, jika pemerintah Ukraina menikmati dukungan rakyat, itu tidak akan menemukan dirinya dalam situasi saat ini.
Selama bertahun-tahun sekarang, Iran telah mendekam di bawah sanksi besar yang dijatuhkan oleh AS dan sekutu Baratnya, sebagian besar karena program nuklirnya.
Rusia kini juga menjadi sasaran serangkaian sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh AS, UE, Kanada, dan beberapa sekutu di Asia. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekutu-Ukrania-vs-Rusia-Lewat-Postingan-Video-di-Media-Sosial.jpg)