Perang Rusia Ukraina

Komentar Pemimpin Tertinggi Iran Tentang Perang Rusia Ukrania

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Ukraina menjadi korban kebijakan Amerika

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
KHAMENEI.IR / AFP
Ayatollah Ali Khamenei 

Operasi militer Rusia di Ukraina sepanjang ini juga disertai dengan video, tweet, dan posting media sosial.

Postingan itu disebut bertentangan dengan kenyataan di lapangan sebagai salah satu cara disinformasi ke luar wilayah konflik.

Wakil duta besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy menyebut para pejabat AS melakukan kebohongan besar saat mengabarkan tentang operasi Rusia di Ukraina.

Contohnya menurut Dmitry Polyanskiy adalah Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman dan juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price memposting cuplikan video viral komunikasi antara seorang tentara Rusia dan ibunya.

“Mama, ini sangat sulit.’ Itu adalah pesan terakhir yang diterima ibu Rusia ini dari putranya sebelum dia terbunuh dalam pertempuran di Ukraina.

"Presiden Putin mempertaruhkan nyawa orang Rusia. #StopTheLies,” tulis Price dalam tweet yang menyertai video tersebut.

"Bergerak, tapi benar-benar palsu." Polyanskiy menjawab.

“Tentara tidak menggunakan telepon, terutama dengan akses internet, selama aksi pertempuran. Mereka juga tidak membawa paspor yang biasa dipalsukan pada prajurit Rusia yang diduga dibunuh atau ditangkap,” tulis diplomat itu. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved