Perang Rusia Ukraina
Pasukan Rusia Minta Warga Sipil Ukraina Segera Menyingkir dari Kiev
Tentara Rusia mengatakan, warga sipil Ukraina dapat meninggalkan ibu kota Kiev dengan bebas sebelum mereka menyerang wilayah tersebut.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Sebanyak 25 WNI telah berhasil dievakuasi dari Odessa, kota di selatan Ukraina dan telah tiba di wilayah Rumania pada Minggu (27/2). Selanjutnya 6 WNI telah berhasil dievakuasi dari Lviv, kota di barat Ukraina, menuju kota Rzeszow, Polandia pada Senin (28/2) dan juga 1 warga asing (WNA) yang merupakan pasangan dari salah satu WNI.
Kemlu memastikan semua WNI yang dievakuasi dalam keadaan sehat. Pemerintah dalam pernyataannya menyatakan akan terus mengupayakan evakuasi seluruh WNI dari berbagai kota di Ukraina. Termasuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh WNI yang ada di Ukraina. “Keamanan dan keselamatan WNI selalu menjadi prioritas utama,” kata Judha, Senin (28/2/2022).
Tidak hanya Indonesia, Thailand juga mengevakuasi warga negaranya dari Thailand pada Minggu (27/2). Melansir Bangkok Post, 47 warga Thailand tiba di pusat bantuan di kota Lviv, Ukraina, dengan lebih banyak lagi dalam perjalanan mereka pada hari Minggu, menurut kedutaan besar Thailand di Warsawa, ibu kota negara tetangga Polandia.
Sementara itu, delegasi Rusia dan Ukraina pada kemarin malam melakukan pertemuan, yang menurut Aljazeera seperti dikutip Narasi, berlangsung di Kota Pripyat, dekat reaktor Chernobyl. Masih menurut Narasi, salah satu delegasi Ukraina yang tiba di perundingan ini ialah Menteri Pertahanan, Oleksii Reznikov.
Topik utama perundingan dengan Rusia adalah mengenai gencatan senjata sesegera mungkin dan penarikan pasukan dari wilayah Ukraina. Namun demikian, Aljazeera melaporkan jika perundingan kedua negara ini masih jauh dari kata sepakat. Rusia meminta Ukraina menyerah tanpa syarat. (kpc/Tribun Network)
Baca Tribun Jogja edisi Selasa 1 Maret 2022 halaman 01
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ukraina-rusia.jpg)