Jubir Rusia: Perang Ukraina Dimulai 8 Tahun lalu, Rusia Mengakhirinya
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova buka suara soal perang dengan Ukrania.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com Rusia - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova buka suara soal perang dengan Ukrania.
Dia menyebut negara Barat mengabaikan 'lautan darah' di Donbass namun mempersenjatai Ukraina.
Dan sekarang Barat mengklaim Moskow adalah agresor ketika masuk untuk mengakhiri konflik.
Itu diungkapkan Maria Zakharova mengatakan kepada RT pada hari Kamis.
Dikabarkan sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer di Ukraina .
Putin menyebut tindakan itu dilakukan untuk demiliterisasi.
Sementara Kiev menuduh Rusia melakukan agresi.
Disisi lain AS, UE, dan NATO menyebutnya sebagai invasi "tanpa alasan".
Namun Moskow menegaskan hal ini tidak terjadi.
• Update Konflik Rusia-Ukraina : 8 Orang Tewas, 9 Luka
Dalam mengumumkan operasi tersebut, Putin mengatakan “tujuan utamanya adalah untuk menghentikan eskalasi perang yang telah berlangsung selama delapan tahun, dan untuk menghentikan perang,” Zakharova mengatakan kepada RT dalam sebuah wawancara eksklusif.
“Rusia tidak melakukan agresi dalam bentuk apa pun,” tegas Zakharova.
“Ini tidak dimulai kemarin. Ada lautan darah yang muncul selama 8 tahun terakhir,” tambahnya merujuk pada konflik di wilayah Donetsk dan Lugansk, yang diakui Rusia sebagai negara merdeka.
Amerika
AS akan mengerahkan sekitar 7.000 tentara setelah Pentagon menyebut Rusia menyerang Ukraina.
Presiden Joe Biden mengatakan pasukan AS tidak akan memasuki Ukraina namun hanya akan mempertahankan wilayah NATO.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Perang-Ukraina-Dimulai-8-Tahun-lalu-Rusia-Mengakhirinya.jpg)