Berita Bantul Hari Ini
Ini Ciri-ciri Terakhir Pemancing yang Diduga Tenggelam di Dam Demi Imogiri Bantul
Ciri-ciri terakhir korban mengenakan jaket hitam, celana pendek, sandal putih dan membawa alat pancing, ember putih dan tas warna cokelat.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian seorang pria yang diduga tenggelam di Dam Demi, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul .
Kapolsek Imogiri, Kompol Sumanto menyatakan bahwa korban bernama Sriyanto (37) warga Pucung, Karangasem, Kalurahan Wukirsari.
Berdasarkan informasi ia dapat, korban pada Selasa (22/2/2022) pagi pergi pamit untuk memancing namun hingga malam tidak kunjung pulang.
Baca juga: Pamit Mancing, Seorang Warga Imogiri Bantul Diduga Tenggelam di Dam Demi
"Sampai saat ini keluarganya mencari di lokasi belum ditemukan. Sementara pencarian oleh polsek, Basarnas dan gabungan elemen relawan masih dilaksanakan," ujarnya.
Sementara berdasarkan keterangan keluarga, ciri-ciri terakhir korban mengenakan jaket hitam, celana pendek, sandal putih dan membawa alat pancing, ember putih dan tas warna cokelat.
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L.Wahyu Efendi sebelumnya menyatakan bahwa pada Selasa malam pukul 21.45 WIB, telah ditemukan tas yang diduga milik korban mengapung di sungai.
Warga yang melihat tas tersebut langsung mengambil dari sungai dan dicek dan dipastikan oleh keluarga yang berada di lokasi.
Baca juga: Warga Bantul Tenggelam di Sungai Celeng Imogiri Saat Mencari Kayu Bakar
"Setelah tas dibuka, disaksikan pihak kepolisian dan pihak keluarga, ternyata keluarga memastikan tas hitam yang mengapung di sungai adalah milih Sriyanto yang pamit memancing di dam Demi dan belum kembali ke rumah," ungkapnya.
Tas tersebut langsung diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Imogiri untuk diamankan.
Adapun proses pencarian kembali dilakukan pada Rabu (23/2/2022) pagi. Pencarian dimulai pukul 06.00 wib dengan dibagi menjadi 2 SRU,untuk SRU 1 melakukan penyisiran dengan menggunakan jangkar di sekitar lokasi ditemukan tas tadi malam. Kemudian SRU 2 melakukan penyelaman menggunakan alat Aquaeye yaitu alat untuk pendeteksi suatu benda di dalam air.
"Sampai saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian dan korban belum ditemukan," tambahnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/arti-mimpi-tenggelam-di-laut-menurut-primbon-jawa.jpg)