Yayasan Sanata Dharma Siap Bangun Universitas di IKN Nusantara
Pembangunan kampus di ibu kota baru akan disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan di Nusantara.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Yayasan Sanata Dharma memiliki rencana jangka panjang untuk membangun kampus di ibu kota negara, Nusantara, yang terletak di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Hal itu dibenarkan oleh Rektor Universitas Sanata Dharma (USD), Johanes Eka Priyatma. Menurutnya, pembangunan itu adalah upaya untuk turut terlibat mengembangkan Indonesia.
Pembangunan kampus di ibu kota baru akan disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan di Nusantara.
“Kami mencoba memahami kebutuhan konkret di sana, bagaimana potensi yang ada. Sehingga, nanti kami bisa mengembangkan kampus yang lebih bisa menjawab kebutuhan di sana, misalnya berkaitan dengan perhutanan, pertambangan dan pendidikan. Teknologi kan sudah ada, tinggal tingkatkan cakupannya saja agar semakin luas,” kata Eka, Selasa (22/2/2022).
Dia menambahkan, pemerintah setempat sudah menyetujui dengan adanya gagasan dari Yayasan Sanata Dharma itu.
“Sebelumnya, kami sudah sampaikan gagasan ini ke Bapak Uskup di Samarinda dan telah berkonsultasi dengan Plt Bupati Penajam Paser Utara tanggal 17 kemarin. Kami sempat presentasi gagasan rencana membangun kampus,” tambahnya.
Konsultasi tersebut, kata dia berkaitan dengan beberapa infrastruktur yang harus disediakan.
Dari hasil konsultasi itu, ada kesepakatan bahwa tantangan pengembangan kawasan di sana berkaitan dengan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang harus terus ditingkatkan.
“Pada dasarnya ya kami ingin terlibat sejak awal menjadi bagian dari pembangunan di ibu kota baru. Kami paham, pengembangan ibu kota adalah kesempatan berharga untuk menggagas Indonesia memakai perspektif yang berbeda,” tuturnya.
Eka menuturkan, pihaknya berencana menyiapkan dua lahan.
Yayasan Sanata Dharma sedang mencoba mengadakan lahan di dekat IKN untuk pembangunan kampus. Kemudian, lahan di Balikpapan untuk kantor.
Dari kantor di Balikpapan inilah aktivitas dimulai sebelum nantinya dilakukan proses pembangunan kampus.
"Balikpapan itu semacam untuk basecamp, semacam kantor, karena di IKN belum ada apa-apa, masih hutan. Itu ke depan saja,” urai dia.
Adanya kantor di Balikpapan, lanjut Eka, untuk memetakan kebutuhan dan potensi yang ada tersebut.
Dengan demikian, kehadiran kampus Sanata Dharma benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di sana dan secara keseluruhan.