Berita Bencana Alam

BERITA BENCANA ALAM : Puluhan Rumah Warga di Demak Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Dilaporkan total ada 98 rumah warga yang diterjang angin kencang tersebut di wilayah Demak jawa Tengah. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi hujan deras disertai angin kencang 

TRIBUNJOGJA.COM - Puluhan rumah warga di Desa Candisari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak Jawa Tengah rusak setelah diterjang Angin Puting Beliung yang melanda kawasan tersebut.

Melansir dari Tribun Jateng, dilaporkan total ada 98 rumah warga yang diterjang angin kencang tersebut di wilayah Demak jawa Tengah. 

Peristiwa Angin Puting Beliung itu sendiri terjadi pada Rabu (16/2/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Salah satu warga yang terdampak yakni Yulia (22), seluruh atap rumahnya beterbangan, runtuh hingga tidak ada yang tersisa setelah diterjang angin kencang yang terjadi.

“Saat kejadian saya sedang kerja dan rumahnya kosong, jadi saya tahu setelah pulang atapnya sudah hilang,” ujanya, Kamis (17/2/2022).

“Barang-barang di dalam rusak semua, termasuk televisi, kulkas, lemari dan lain-lain,” lanjut Yulia.

Akibat peristiwa itu, Yulia terpaksa menginap di rumah saudaranya di dekat rumahnya.

Berdasarkan penuturan Kapolsek Mranggen, AKP A M Tohari, tercatat terdapat 79 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterjang angin kencang di wilayah itu.

“Terjadi bencana alam yaitu Angin Puting Beliung yang memporak-porandakan genteng jadi yang rusak genteng, gentengnya pada terbang. Rata-rata kerusakan 40 persen,” tuturnya ketika ditemui Tribunjateng.com di Mapolsek Mranggen, Kamis (17/2/2022).

 “Kami mengerahkan personel bersama Forkopimcam untuk membantu yang terkena kerusakan setelah kejadian,” imbuhnya.

Sementara itu, dari keterangan seorang Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Desa Candisari, M Sholeh Kasun, hingga sore ini jumlah rumah yang mengalami kerusakan bertambah, yakni tercatat sebanyak 98 unit.

“Termasuk rumah saya yang separuh atapnya terlempar sejauh sekitar 200 meter, akibatnya saat hujan airnya masuk ke rumah dan banjir,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihak desa menggunakan dana swadaya tengah berupaya membantu para korban terdampak puting beliung.

Bantuannya berupa makanan dan material pendukung lain.

Menanggapi kejadian itu, Pemkab Demak juga berupaya memberikan bantuan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved