Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Sebanyak 4.600 Warga DI Yogyakarta Pilih Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Gejala dari virus ini yang lebih ringan membuat mayoritas masyarakat memilih melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
who.int
Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) fluktuatif dan cenderung meningkat beberapa hari terakhir.

Dibutuhkan langkah cepat agar situasi saat ini tidak memburuk seperti beberapa bulan yang lalu saat varian Delta menyebar.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 DIY Biwara Yuswantana mengatakan, adanya varian Omicron saat ini cukup menyita perhatian tim satgas.

Akan tetapi gejala dari virus ini yang lebih ringan membuat mayoritas masyarakat memilih melakukan isolasi mandiri (Isoman).

“Itu yang menjadi diskusi kami kemarin saat rapat. Dan melihat kondisi saat ini, nyatanya masyarakat lebih suka dan nyaman menjalani isoman di rumah,” katanya, dihubungi, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Lebih Banyak Pasien Isoman, Kalurahan di Gunungkidul Diharapkan Ikut Lakukan Pemantauan

Dia menjelaskan, sekitar 4.600 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY menjalani isoman di tempat tinggal masing-masing.

“Waktu rapat data Dinkes DIY ada sekitar 4.600 yang isoman, itu kemudian menjadi perhatian kami termasuk puskesmas sebagai pendamping isoman mereka,” terang dia.

Sebagai upaya pencegahan munculnya klaster Covid-19 di lingkungan keluarga, pihaknya melibatkan bhabinkamtibmas dan bhabinsa bersama tenaga Kesehatan (nakes) untuk memantau warga yang menjalani isoman.

Meski jumlahnya cukup banyak, Satgas Covid-19 DIY belum ada upaya melakukan penjemputan pasien isoman tersebut untuk dipindahkan ke lokasi isolasi terpadu (isoter).

Bukan karena daya tampung isoter yang ada di DIY tidak mencukupi, melainkan karena masyarakat lebih nyaman menjalani isolasi di rumah.

“Belum ada upaya pemindahan. Masyarakat lebih nyaman di rumah, dengan catatan rumah yang dijadikan isolasi memadai,” tegas dia.

Selain pemantauan terhadap masyarakat yang menjalasi isolasi di rumah, Biwara memastikan kali ini DIY tidak akan mengalami kekurangan oksigen.

Sebab perhitungan mereka, beban rumah sakit saat ini berbeda dengan dulu sewaktu muncul kasus varian Delta.

Sementara itu, kalangan wakil rakyat menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kulon Progo Tambah 40 Orang, Mayoritas Jalani Isoman di Rumah

Pasca disahkannya Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Covid-19 diharapkan mampu menekan angka kasus positif Covid-19 di DIY.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved