Liga 1
PSS SLEMAN vs Bali United: Laskar Sembada Siap Redam sang Mantan
Tampil sebanyak 13 kali, Irfan Jaya telah mengemas 7 gol serta 3 assist, yang sebagian besar ia persembahkan ketika masih berseragam Super Elja.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Inkonsistensi masih saja menjadi pekerjaan rumah yang wajib dibenahi jajaran tim pelatih PSS Sleman, jelang laga kontra tim kuat Bali United pada lanjutan BRI Liga 1 2021/22 di Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (16/2/2022) pukul 20.45 WIB.
Sekadar informasi, Laskar Sembada hanya meraih 1 kemenangan saja dalam lima laga terakhirnya yang diraih dari Barito Putera.
Sisanya, tim asuhan I Putu Gede ini menuai hasil imbang 1-1 lawan Madura United, takluk 1-0 di tangan Persebaya Surabaya, dipaksa mengakui keunggulan 2-3 Persik Kediri, dan terakhir kali tumbang 1-2 dari Persib Bandung.
Saat ini, tim kebanggan masyarakat Kabupaten Sleman ini masih tercecer di peringkat ke-13, mengoleksi 28 poin dari total 24 laga, atau hanya terpaut 6 poin saja dari Persipura Jayapura yang menempati zona degradasi.
"Konsistensi memang agak bermasalah dalam pertandingan sebelumnya karena kami tidak bisa menurunkan skema pemain yang diinginkan. Situasi sangat tidak ideal, tapi InsyaAllah 2-3 hari latihan sudah kembali full team. Kami berharap, bisa menurunkan skema yang diinginkan, semoga bisa berkembang jauh lebih baik," ujar asisten pelatih PSS Sleman, Guntur CU.
"Saya pikir dalam 2-3 pertandingan terakhir perkembangannya cukup menggembirakan, para pemain mulai nyaman dengan situasi yang muncul di lapangan, pemain juga punya solusi ketika menghadapi tim yang kita lawan. Semoga lawan Bali United mereka dalam kondisi puncak, skema yang diinginkan bisa terwujud, sehingga hasil pertandingan bisa berpihak pada kami," tambahnya.
Kendati menegaskan timnya dalam kondisi baik, serta optimistis mampu mencuri poin penuh, akan tetapi Guntur pun menyadari misi tersebut tak akan mudah.
Sebab, Bali United yang kini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 48 poin, tentu saja bakal tampil habis-habisan demi menggeser Arema FC dan Bhayangkara FC dari posisi puncak.
Di samping itu, diakui Guntur, Bali United merupakan tim yang memiliki sederet pemain berkualitas.
"Bali United tim kuat, dihuni pemain dengan kualitas. Ada Spaso, Lilipaly, Eber Bessa serta yang lain, diwaspadai ya semua. Tapi ini pekerjaan tim, jadi tidak hanya 1 atau dua orang, kami yakin dapat mengatasi mereka apabila kita bisa bekerjasama dengan baik di lapangan," ujar dia.
Selain itu, PSS tentu saja wajib mewaspadai Irfan Jaya. Seperti diketahui, penyerang asal Bantaeng pernah menjadi idola bagi publik Sleman, sebelum paruh kompetisi lalu memutuskan hengkang.
Tampil sebanyak 13 kali, Irfan Jaya telah mengemas 7 gol serta 3 assist, yang sebagian besar ia persembahkan ketika masih berseragam Super Elja.
Adapun gol perdananya bagi Serdadu Tridatu ia cetak ketika timnya mencukur Bhayangkara FC dengan skor 3-0, Sabtu (12/2).
"Irfan Jaya pemain yang sangat bagus, semua orang mengakui itu. Untungnya dia di putaran pertama bermain dia bermain untuk tim kami, sehingga saya pikir teman-teman yang kemarin satu tim sudah sangat paham bagaimana dia bermain," kata Guntur.
"Saya pikir itu menjadi keuntungan kami, sehingga kecepatannya, kreatifitasnya bisa diredam oleh para pemain," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pss-kalah-dari-bali-united.jpg)