Berita DI Yogyakarta Hari Ini

PMI DIY Masih Fokus Mendukung Penanganan Covid-19 di Tahun 2022

Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta ( PMI DIY ) menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PMI DIY Tahun 2021/2022, Sabtu

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti A. Husna
Ketua PMI DIY, GBPH H Prabukusumo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta ( PMI DIY ) menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PMI DIY Tahun 2021/2022, Sabtu (12/2/2022) di Gedung Kaca, Kompleks Pemda Kulon Progo .

Ketua PMI DIY , GBPH H Prabukusumo , menuturkan bahwa kegiatan ini untuk mengawali masa bakti Kepengurusan PMI DIY tahun 2021-2026.

"Penyelenggaraan Mukerprov di Kulon Progo , dan selanjutnya nanti bergantian di seluruh wilayah DIY. Hal ini untuk lebih mendekatkan kepada masyarakat dan pemerintah daerah sesuai amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan," ujarnya.

Baca juga: Berikut Daftar 10 Proyek Strategis Pemkab Sleman Senilai Rp 280 Miliar Dibangun Tahun Ini

Gusti Prabu, sapaan akrab Ketua PMI DIY menjelaskan bahwa mukerprov adalah kewajiban organisasi untuk mengevaluasi kinerja tahun 2021 dan perencanaan program kerja tahun tahun 2022, serta membahas hal-hal strategis lainnya, sebagaimana hasil keputusan Musyawarah Provinsi PMI DIY 2 Oktober  2021 yang lalu.

"Pelayanan PMI DIY tahun 2021 masih didominasi penanganan Covid-19 . PMI sebagai mitra pemerintah telah mengupayakan berbagai tindakan, mulai dari menggerakan kapasitas lokal, mengerahkan relawan, menghimpun dukungan dari masyarakat, swasta, korporasi, serta telah mengerahkan semua potensi yang dimiliki PMI," jelas Gusti Prabu.

Berbagai kegiatan untuk mendukung penanganan Covid-19 tahun 2021 di antaranya adalah vaksin dosis 1 dan 2 sejumlah 18.209 dosis, vaksin booster sejumlah 324 dosis, pemulasaraan dan pemakaman baik kasus Covid-19 dan non Covid-19 sejumlah masing-masing 60 pemulasaraan dan 303 pemakaman.

Sementara penyemprotan disinfektan di 416 titik menjangkau 68.143 jiwa penerima manfaat, jangkauan gunner spray sejumlah 208.653 jiwa, promosi kesehatan di 137 titik menjangkau 25.644 jiwa penerima manfaat.  

Sedangkan penerima ambulans emergency sejumlah 311, ambulans non emergency sejumlah 149. Distribusi air bersih menjangkau 27.947 jiwa penerima manfaat.

Menurutnya, di tahun 2021, di tengah Pandemi dukungan masyarakat kepada PMI justru meningkat dengan perolehan bulan dana di beberapa kabupaten dan kota.

"Ini menjadi tantangan PMI untuk terus meningkatkan kinerjanya sesuai mandat organisasi sosial kemanusiaan. Kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi kepada PMI, harus dijawab dengan kerja keras dilandasi kejujuran dan semangat pengabdian," ungkapnya.

Pandemi Covid-19 sampai dengan awal tahun 2022, saat ini belum usai, dalam beberapa hari terakhir kembali bertambah jumlah kasusnya, PMI telah menyiagakan relawan untuk kesiapsiagaan penanganan Covid-19.
 
Tahun 2022, PMI masih akan fokus pada dukungan pada pemerintah mengentaskan penanganan Covid-19, kesiapsiagaan bencana, peningkatan kapasitas organisasi dan retensi relawan.

Tercatat dari 302 orang relawan yang aktif dimobilisasi pelayanan kepalangmerahan dan penanganan Covid-19, 242 di antaranya telah mendapatkan asuransi. PMI DIY juga telah memiliki siaga bencana berbasis masyarakat yang aktif atau Sibat berjumlah 347 orang.

Baca juga: Polisi Geledah Rumah Dua Orang Saudara Kembar Terduga Teroris di Sewon Bantul

Sementara itu, dr. Suryanto, Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI DIY mengungkapkan bahwa PMI tetap berkomitmen untuk menyediakan darah yang aman, mudah dijangkau, dan berkualitas.

Di tahun 2021, seluruh Unit Donor Darah PMI Kabupaten/Kota di DIY berjumlah lima UDD telah memiliki izin operasional. Selain itu. Semua UDD juga telah terdaftar sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kementerian Kesehatan.

"Tahun 2022 kita menyiapkan seluruh UDD untuk akreditasi. Sedang dua UDD kita siapkan juga untuk memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB) yakni UDD PMI Kota Yogyakarta dan UDD PMI Kabupaten Sleman," tandasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved