Berita Kota Yogya Hari Ini
Forpi Kota Yogyakarta: Wastafel Rusak, Masih Ada Yang Abai Prokes di Malioboro
Forum Pemantau Independen atau Forpi Kota Yogyakarta mempertanyakan keseriusan Pemkot Yogyakarta dalam mencegah penularan Covid-19
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen atau Forpi Kota Yogyakarta mempertanyakan keseriusan Pemkot Yogyakarta dalam mencegah penularan Covid-19 di Malioboro.
Hal itu karena wastafel cuci tangan banyak yang rusak dan minimnya pengawasan di Malioboro.
Anggota Forpi Kota Yogyakarta , Baharuddin Kamba mengatakan beberapa wastafel cuci tangan tidak bisa digunakan. Selain itu tidak tersedia sabun di wastafel tersebut.
Baca juga: Ancaman Omicron Mulai Nyata, Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta Minta Prokes Diperketat
"Dari pantauan kami beberapa wastafel rusak, ada yang injakannya tidak berfungsi, ada yang airnya ngalir terus, itu kan pemborosan air. Kemudian ada yang tidak ada sabunnya juga," katanya, Selasa (01/02/2022).
Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di Malioboro juga kurang baik. Sebab masih ada pengunjung yang melepas masker.
Selain itu, barcode yang terpasang di setiap zona sudah dilupakan.
Tidak ada pengunjung yang memindai barcode tersebut.
Ditambah lagi tidak ada petugas yang mencukupi untuk melakukan pengawasan di setiap zona.
"Ya memang personil Jogoboro dan Satpol PP itu kurang, tetapi kan paling tidak ada dua orang yang mengawasi. Misalnya saja zona satu, sebagai pintu masuk wisatawan, tidak ada yang mengawasi, atau mengawasi hanya pada jam-jam tertentu saja. Komitmen untuk menekan penyebaran Covid-19 gimana?" ujarnya.
Baca juga: Pemkot Magelang Kerja Sama dengan PT Nanotech Indonesia Global untuk Tingkatkan SDM dan SDA
Jika prokes tidak diterapkan dengan baik, ia khawatir terjadi penularan Covid-19 di Malioboro.
Apalagi kasus harian Covid-19 di Yogyakarta meningkat.
"Masih banyak yang abai terhadap prokes. Biasanya prokes ditaati saat ada petugas, tetapi kalau tidak ada jadi abai. Harapannya ada atau tidak ada petugas prokes ya tetep jalan," lanjutnya.
Ia berharap OPD terkait melakukan pengawasan, baik terkait fasilitas wastafel maupun prokes di Malioboro.
Kamba juga mengajak agar masyarakat menjaga fasilitas umum yang disediakan. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wastafel-di-Malioboro-tidak-berfungsi-dengan-baik-Selasa-01022022.jpg)