Berita Kesehatan

Ini Ancaman Terbesar Penyakit Diabetes yang Bisa Memicu Kematian

Salah satu efek diabetes yang mematikan adalah pengaruhnya terhadap jantung dan sirkulasi darah di tubuh Anda. Ini merupakan ancaman terbesar diabetes

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Kompas.com
Ilustrasi : Diabetes 

TRIBUNJOGJA.COM - Diabetes bisa mempengaruhi fungsi-fungsi organ tubuh dan ini pun mempengaruhi kualitas kesehatan Anda secara keseluruhan.

Bahkan diabetes, disebut juga sebagai induk dan berbagai macam penyakit.

Salah satu efek diabetes yang mematikan adalah pengaruhnya terhadap jantung dan sirkulasi darah di tubuh Anda.

Ini merupakan ancaman terbesar dari diabetes. Dan ini bisa mematikan.

Diabetes mempengaruhi jantung dan seluruh sirkulasi Anda.

Itu termasuk pembuluh darah kecil di ginjal, mata, dan saraf Anda, dan pembuluh darah besar yang memberi makan jantung dan otak Anda dan membuat Anda tetap hidup.

Kerusakan dimulai dengan kadar gula darah (glukosa) dan insulin yang tinggi.

Ini memicu reaksi berantai yang memaksa tubuh Anda bekerja lebih keras untuk memperbaiki gula darah tinggi.

Tapi diabetes yang telah berlangsung bertahun-tahun akan menghancurkan pertahanan itu.

Diabetes mengubah cara kerja pembuluh darah di otot Anda.

Itu bisa melemahkan jantung Anda, otot terpenting Anda.

Dan jika tubuh Anda tidak dapat menggunakan atau mendapatkan glukosa dan nutrisi dengan baik, jantung Anda mungkin mengalami masalah dalam menarik energi yang dibutuhkan.

Ini dapat menempatkan Anda pada risiko gagal jantung, yaitu ketika jantung tidak mampu memompa darah sebaik yang seharusnya.

Selain itu, Anda bisa mengalami peradangan di pembuluh darah dan di seluruh tubuh.

Ini dapat menyebabkan darah lebih kental dan meningkatkan risiko pembekuan darah.

Pembuluh darah Anda (endotelium) meradang dan sel-sel berbahaya dapat memasuki lapisan dalamnya.

Endotelium yang rusak tidak mengembang atau mengendur secara normal.

Kebanyakan penderita diabetes juga memiliki terlalu banyak trigliserida dan kolesterol LDL (jahat), dan terlalu sedikit kolesterol HDL (baik).

Pembuluh darah yang meradang dapat menjebak kolesterol dan membentuk plak, membuat arteri Anda lebih keras dan sempit. Ini disebut aterosklerosis.

Penumpukan kolesterol di arteri menurunkan aliran darah. Semua perubahan ini membuat serangan jantung lebih mungkin terjadi.

Sangat penting untuk mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol Anda.

Terkadang perubahan gaya hidup sudah cukup, tetapi obat yang tepat dapat membantu Anda mengelola dan mencegah komplikasi ini.

Anda mungkin ingin menemui ahli jantung pencegahan jika Anda memiliki riwayat keluarga yang kuat dengan masalah jantung atau penyakit kardiovaskular. (*/WebMD)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved