Duka Pagi-pagi Buta, KKB Papua Serang Pos TNI Gome, Tiga Prajurit Gugur
Pergantian personel di Pos TNI Gome di Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/2022) pukul 04.30 WIT tadi berubah menjadi duka.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, PAPUA - Pergantian personel di Pos TNI Gome di Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/2022) pukul 04.30 WIT tadi berubah menjadi duka.
Bagaimana tidak, proses pergantian personel tiba-tiba berubah menjadi serangan berdarah yang memakan korban jiwa.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang selama ini beroperasi di Kabupaten Puncak secara tiba-tiba melakukan serangan terhadap prajurit TNI.
Tak hanya sekali, serangan yang dilancarkan oleh KKB Papua terhadap pasukan TNI terjadi dua kali.
Serangan pertama yang dilancarkan oleh KKB Papua mengakibatkan dua prajurit tewas.
Serda Rizal yang bertugas terkena tembakan dan langsung gugur di lokasi.
Sementara Pratu Baraza yang tertembak di bagian perut sempat dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun lantaran luka tembak yang dialami cukup parah, Pratu Baraza akhirnya gugur setelah sempat mendapatkan perawatan medis.
Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan, Serda Rizal meninggal di lokasi.
"Pratu Baraza yang terkena tembakan di bagian perut, setelah mendapat penanganan di Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak namun tidak tertolong sehingga meninggal dunia," kata Aqsha.
Setelah serangan pertama yang menewaskan dua prajurit TNI, KKB kembali melancarkan serangan kedua.
Serangan kedua ini dilakukan oleh KKB Papua saat sejumlah prajurit TNI berusaha mengevakuasi korban yang tertembak di serangan pertama.
Dalam serangan kedua, peluru yang dimuntahkan dari senjata milik KKB Papua kembali mengenai prajurit TNI.
Pratu Rahman gugur setelah dibawa ke Puskesmas Ilaga.
Sedangkan satu prajurit lainnya yakni Pratu Saeful dalam kondisi kritis.