Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkab Gunungkidul Siagakan 64 Bed Pasien Covid-19
Meski terbilang masih melandai, Dewi menyatakan dari sisi fasilitas kesehatan pihaknya tetap siaga. Terutama ketersediaan bed bagi pasien COVID-19.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kabupaten Gunungkidul kini turut mewaspadai adanya lonjakan kasus baru COVID-19. Apalagi saat ini, masyarakat sedang di bawah ancaman penularan COVID-19 varian Omicron.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan sampel swab di laboratorium, guna memastikan varian virusnya.
"Hingga kini belum ada hasilnya dan Omicron belum terdeteksi masuk Gunungkidul," kata Dewi memberikan keterangannya pada Senin (24/01/2022).
Adapun selama 3 hari terakhir tidak dilaporkan kasus konfirmasi positif COVID-19 baru.
Hingga kini, tercatat masih ada 9 kasus aktif dalam perawatan dan isolasi mandiri dari Gunungkidul.
Meski terbilang masih melandai, Dewi menyatakan dari sisi fasilitas kesehatan pihaknya tetap siaga. Terutama ketersediaan tempat tidur (bed) bagi pasien COVID-19.
"Bed siaga 64 unit, tetap kami siapkan jumlahnya demikian," ujarnya.
Menurut Dewi, 64 unit bed ini menyebar di sejumlah rumah sakit (RS), di mana paling banyak berada di RSUD Wonosari. Tenaga kesehatan untuk penanganan pun tetap disiapkan.
Pada sisi lain, ia tetap meminta masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Apalagi saat ini, aktivitas hingga mobilitas masyarakat juga meningkat seiring dengan longgarnya PPKM.
"Kami juga berharap semoga sampel yang dikirimkan bukan Omicron," kata Dewi.
Sementara itu Direktur RSUD Wonosari dr. Heru Sulistyowati beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan 14 bed. Semuanya tersedia dalam satu bangsal khusus untuk penanganan COVID-19.
Meski demikian, pihaknya tetap siaga jika nantinya terjadi lonjakan kasus. Antara lain dengan melakukan konversi bed hingga bangsal jika nantinya diperlukan.
"Tapi tentunya kami berharap lonjakan kasus tidak terjadi," ujar Heru. (Tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gedung-igd-rsud-wonosari-gunungkidul-alx.jpg)