Breaking News:

Sidebar

Pemkot Yogyakarta Fokus Awasi Konstruksi Baliho

Pemkot Yogyakarta mengambil langkah menyikapi insiden reklame ambruk di Kabupaten Sleman, Rabu (12/1/2022) lalu.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM/ Ardhike Indah
Baliho berukuran besar ambruk di perempatan Condongcatur, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengambil langkah menyikapi insiden reklame ambruk di Kabupaten Sleman, Rabu (12/1/2022) lalu. Pengawasan pun bakal diperketat, seiring potensi cuaca ekstrem yang melanda DIY.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Hari Setyawacana mengatakan, upaya pemantauan konstruksi baliho terus dilakukan jajaranya bersama personel Satpol PP.

Tidak bisa dimungkiri, keberadaan reklame yang dewasa ini semakin bertebaran di tengah penjuru kota harus disikapi dengan pengawasan dari segi konstruksi. Sehingga, tak sampai muncul korban jiwa jika terjadi sesuatu. Roboh misalnya.

"Kalau reklame itu kan dikaitkan dengan izinnya juga, ya, pengawasannya. Jadi, ada keterkaitanya dengan beberapa organisasi perangkat daerah. Di tengah cuaca ekstrem ini, tentu jadi perhatian," ujarnya, Kamis (13/1).

Baca juga: Satpol PP DIY : Ada 1300 Baliho Tak Berizin dan Penempatannya Asal-asalan

Menurutnya, Satpol PP punya kewenangan dalam langkah penegakan peraturan daerah terkait aspek legalitasnya. Sementara, untuk instansi yang dipimpinnya, memiliki kewenangan menyangkut konstruksi reklame.

"Makanya, pengawasan reklame itu terus kita lakukan, ya. Masalah konstruksi tentu kita awasi betul. Memang ini dioptimalkan untuk antisipasi," ungkap Hari.

Sejauh ini, berdasar pantauannya, konstruksi reklame berada dalam kondisi baik, khususnya papan-papan yang sudah memiliki IMB. Sebab, sebelum izin dikeluarkan, pihaknya lebih dahulu memberi rekomendasi.

"Kalau yang sudah berizin jelas layak. Tapi, yang di luar berizin kita belum tahu bagaimana kondisinya. Makanya, mereka ditertibkan Satpol PP. Kalau yang berizin kita kan mengeluarkan rekomendasi," katanya.

Baca juga: Baliho Setinggi Belasan Meter Ambruk di Sleman, Pemda DIY Angkat Bicara

Penertiban

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Operasi Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas mengatakan, selama satu tahun penuh terdapat delapan reklame tidak berizin yang ditertibkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved