Jet Tempur Tercanggih Taiwan, F-16V Jatuh ke Laut Saat Latihan

Jet Tempur F-16 V tercanggih milik Taiwan mengalami insiden saat melakukan latihan di atas lapangan tembak pesisir

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
AFP
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen memberi isyarat dari pesawat tempur F-16 V buatan AS yang sudah diup-grade selama upacara di Angkatan Udara Chiayi di Taiwan selatan pada Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, TAIPEI - Jet Tempur F-16 V tercanggih milik Taiwan mengalami insiden saat melakukan latihan di atas lapangan tembak pesisir.

Pesawat tempur yang baru saja mendapatkan pembaruan tersebut jatuh ke tengah laut dan kini masih dicari oleh tim gabungan dari Taiwan.

Sejumlah saksi menyaksikan pesawat tempur yang dilengkapi dengan sistem senjata dan avionik baru tersebut jatuh ke laut.

Namun hingga kini belum diketahui bagaimana nasib dari pilot pesawat tempur nahas tersebut.

Buntut dari insiden tersebut, Angkatan udara Taiwan pada Selasa (11/1/2022) menangguhkan pelatihan tempur untuk armada F-16.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kementerian Pertahanan menyebutkan pesawat tersebut hilang dari layar radar setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Chiayi di Taiwan selatan.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pun langsung memerintahkan upaya pencarian terhadap pilot yang menerbangkan pesawat tempur tersebut.

Tak hanya itu, Presiden Tsai Ing-wen juga memerintahkan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Inspektur Jenderal Angkatan Udara Liu Hui-chien mengatakan pesawat itu baru saja ditingkatkan ke versi "V", dengan sistem senjata dan avionik baru.

Baca juga: Seperti Ini Spesifikasi Jet Tempur Tercanggih Taiwan yang Jatuh ke Laut

Pelatihan tempur untuk armada F-16 kini telah ditangguhkan, tambahnya melansir CNN pada Rabu (12/1/2022).

Pada akhir 2020, sebuah F-16 menghilang tak lama setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Hualien di pantai timur Taiwan dalam misi pelatihan rutin.

Tahun lalu, dua pesawat tempur F-5E, yang pertama kali memasuki operasi di Taiwan pada 1970-an, juga jatuh ke laut di lepas pantai tenggara, setelah mereka tampaknya bertabrakan di udara selama misi pelatihan.

Angkatan udara Taiwan terlatih dengan baik.

Pasukannya telah berusaha keras dari berulang kali berebut untuk mengawasi pesawat militer China dalam dua tahun terakhir, meskipun kecelakaan itu tidak terkait dengan kegiatan pencegatan ini.

China, yang mengeklaim pulau demokrasi itu sebagai miliknya, telah secara rutin mengirim pesawat ke zona pertahanan udara Taiwan.

Areanya sebagian besar di daerah sekitar Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan, tetapi terkadang juga ke wilayah udara antara Taiwan dan Filipina. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved