Mitigasi Penyebaran Omicron, Dinkes Kabupaten Magelang Perkuat Surveillan
Mitigasi Penyebaran Omicron, Dinkes Kabupaten Magelang Lakukan Surveillan Secara Ketat
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebagai langkah antisipasi penyebaran kasus varian baru Omicron, Pemerintah Kabupaten Magelang memaksimalkan upaya tracing, tracking dan testing terhadap warga yang hasil tes PCR-nya dinyatakan positif.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, Sunaryo mengatakan upaya pencegahan varian Omicron dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pemerintah.
"Secara keseluruhan yang terpenting kami sudah mengikuti prosedur dan melakukan penguatan surveilans, supaya pergerakan Omicron itu bisa diantisipasi salah satunya dengan melihat hasil dari PCR positif terkonfirmasi yang sudah ada, biasanya dari Rumah Sakit, dari sini akan terlihat apakah ada tanda-tanda yang dicurigai sebagai probable Omicron," kata Sunaryo disela-sela memantau pelaksanaan vaksinasi anak-anak umur 6-11 tahun di Desa Banyusidi, Selasa (11/1/2022).
Ia menjelaskan jika ditemukan tanda-tanda varian Omicron, maka akan langsung ditindaklanjuti dengan melaksanakan full genome sequenzing.
Dan sejauh ini, belum ditemukan adanya varian Omicron.
Baca juga: Dinkes Bantul Optimis Seluruh Siswa SD Tervaksin 100 Persen pada Pertengahan Januari 2022
Kasus yang ditemukan di Magelang saat ini baru varian Delta.
"Jadi, setiap ada kecurigaan Omicron dari tes PCR akan dilakukan full genome squenzing, dan ini sudah kami lakukan sebagai mitigasinya. Saat ini, baru ditemukan varian Delta sebanyak 3 kasus, dengan 1 yang masih ada (Kecamatan Grabag), yang lainnya sudah sembuh," jelasnya.
SOP jika Ditemukan Omicron
Sunaryo menambahkan, jika nanti ditemukan varian Omicron, maka langkah yang diambil oleh pemkab Magelang melakukan pemeriksaan swab terhadap kontak erat si pasien.
"Sehingga, harus dioyak (ditelusur) lagi sampai ke semuanya,"urainya.
Sementara itu, untuk kasus konfirmasi penularan baru di Kabupaten Magelang hingga Senin (11/01/2022) kasus konfirmasi baru sebanyak nol kasus dan konfimasi kasus aktif 1 orang. (Tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mitigasi-Penyebaran-Omicron-Dinkes-Kabupaten-Magelang-Perkuat-Surveillan.jpg)