Bitcoin Tumbang Akibat Kerusuhan di Kazakhstan, Penambangan Lumpuh
cryptocurrency mengalami penurunan lebih dari 10 persen sejak awal tahun. Itu bernilai $ 41.553 ($ A57.880) pada pukul 10 pagi hari Sabtu (8/1/2022)
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Kerusuhan yang terjadi di Kazakhstan ternyata berimbas pada Bitcoin dunia. Ini terjadi setelah sejumlah tempat penambangan Bitcoin di Kazakhstan lumpuh akibat kerusuhan tersebut. Padahal, Kazakhstan diketahui menyumbang sekitar 18 persen dari operasi penambangan Bitcoin dunia.
Sebagai informasi penambangan Bitcoin membutuhkan energi yang sangat besar. Ini juga mustahil dilakukan tanpa adanya internet.
Inilah yang terjadi di Kazakhstan.
Akibat dari protes dan kerusuhan yang terus meluas.
Presiden Kassym-Jomart Tokayev pun memerintahkan penyedia telekomunikasi negara itu untuk menghentikan layanan internet pada hari Rabu, (5/1/2022).
Otomatis, sambungan internet pun langsung padam.
Hashrate global, mengukur berapa banyak penambang yang terlibat dalam mengelola jaringan, turun 14 persen dari Selasa hingga Kamis, menurut data dari layanan penambangan BTC.com.
Harga bitcoin sejak itu turun ke level terendah sejak September.
Menurut CoinMarketCap, cryptocurrency mengalami penurunan lebih dari 10 persen sejak awal tahun. Itu bernilai $ 41.553 ($ A57.880) pada pukul 10 pagi hari Sabtu (8/1/2022) AEDT
Ini merupakan penurunan besar dari rekor tertinggi sepanjang masa yang hampir mencapai US$69.000 (A$96.000) pada bulan November.
Kazakhstan menjadi pusat penambangan bitcoin terbesar kedua di dunia tahun lalu. Sementara posisi pertama ditempati Amerika Serikat.
China pernah menjadi kekuatan global penambangan bitcoin tetapi negara itu melarangnya tahun lalu.
Itu menyebabkan penambangan bitcoin pindah ke Kazakhstan, untuk mencari energi murah.
Analisis dari The New York Times menemukan bahwa penambangan Bitcoin diperkirakan menggunakan 91 terawatt-jam listrik per tahun. Jumlah ini lebih dari apa yang digunakan oleh Finlandia, negara berpenduduk sekitar 5,5 juta orang.
Negara Eropa Kosovo melarang penambangan bitcoin minggu ini karena sejumlah besar energi yang dibutuhkan proses tersebut melumpuhkan jaringan listrik dan berkontribusi pada pemadaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bitcoin-now.jpg)