Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

KEWALAHAN, TPS 3R Kecamatan Borobudur Magelang Naikkan Uang Iuran Sampah

Diawali, dengan penuhnya atau overload tempat pembuangan akhir (TPA) Pasuruhan di Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Tumpukan sampah di TPS 3R Kecamatan Borobudur, Kamis (06/01/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polemik pengolahan sampah di Kabupaten Magelang terus berlanjut.

Diawali, dengan penuhnya atau overload tempat pembuangan akhir (TPA) Pasuruhan di Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Imbasnya, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di setiap Kecamatan diharuskan bisa mengolah sampahnya sendiri.

Baca juga: Pemkab Bantul Anggarkan Program Padat Karya senilai Rp 30,2 Miliar di Tahun 2022

Ketua KPP TPS 3 R  Lohjinawi, Borobudur,  Arina Waliyati menuturkan, pihaknya sangat kewalahan jika TPS 3R diminta untuk menampung bahkan mengolah sampah masyarakat dalam satu Desa.

"Kami belum siap, karena kan kapasitas TPS tidak bisa mencakup untuk seluruh warga Desa Borobudur. Tahap awal, baru sekitar tiga dusun saja belum mampu semaksimal mungkin. Karena kan (TPS Borobudur) hanya mampu menampung kapasitas untuk 300-400 KK. Sedangkan, jumlah warga di Desa Borobudur itu bisa 10 kali lipatnya," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Kamis (06/01/2022).

Tak hanya persoalan kapasitas sampah, lanjutnya, permasalahan pun semakin runyam ketika TPS 3R diminta untuk memilah-milah sampah sebelum dibuang ke TPA.

Padahal, di TPS alat pemilah sampah tidak berfungsi semana mestinya serta kurangnya tenaga manusia.

"Saat ini, TPA kan hanya menerima sampah jenis B3 saja, jadi harus dipilah. Permasalahannya, alat pemilah sampah tidak berfungsi dengan baik. Sudah, kami sampaikan kepada dinas terkait namun belum ada tindakan. Pun, kami kekurangan tenaga manusia, di sini hanya ada 5 orang yang bekerja. Sedangkan, sampah bisa sampai 900 kilogram per hari. Kami sudah coba merekrut orang namun hasilnya nihil, banyak yang tidak mau," ucapnya. 

Hal inilah yang melandasi, TPS 3R terpaksa menaikkan uang iuran sampah terhadap warganya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved