Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Dishub Klaten Pasang Rambu Larangan Parkir di Pinggir Jalan Merbabu, Juru Parkir Sebut Begini

Pemasangan rambu-rambu tersebut guna melancarkan aktivitas di jalan kabupaten tersebut karena berada di jalan lintas dan padat penduduk.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah petugas Dishub Klaten saat memasang rambu larangan parkir di pinggir Jalan Merbabu Klaten, Kamis (6/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten memasang rambu-rambu larangan parkir di depan sebuah rumah sakit di Jalan Merbabu Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pemasangan rambu-rambu tersebut guna melancarkan aktivitas di jalan kabupaten tersebut karena berada di jalan lintas dan padat penduduk.

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Dishub Klaten, Nunung Wahyu Dwi Ningsih menyampaikan jika pihaknya memasang dua rambu-rambu dilarang parkir di depan Rumah Sakit itu.

"Hari ini kita pasang rambu-rambu dilarang parkir, sebenarnya kegiatan ini sudah ingin dilakukan sejak 2021 kemarin dan baru terealisasi pada awal 2022 ini," ujarnya saat Tribunjogja.com temui di sela-sela pemasangan rambu-rambu itu.

Baca juga: Wabup Klaten Yoga Hardaya Sebut Pelaksanaan Prokes saat PTM 100 Persen di Sekolah Berjalan Baik

Menurut dia, untuk di Jalan Merbabu yang di pasang rambu-rambu baru di depan rumah sakit dan ada sebanyak dua titik karena rumah sakit itu sudah menyediakan lahan parkir di area dalam kompleks rumah sakit.

"Jadi di kavling jalan merbabu ini kita pasang di depan rumah sakit agar lebih teratur karena sudah ada lahan parkir di dalam," ucapnya.

Ia melanjutkan dengan di pasangnya rambu-rambu di depan rumah sakit itu, maka para pengendara yang ingin memarkir kendaraan haru masuk ke dalam rumah sakit tersebut dan tidak boleh di pinggir jalan.

"Ini kita sosialisasi juga selama 30 hari. Nanti setelah 30 hari baru ada penindakan. Kalau besok masih ada yang parkir di pinggir jalan akan diberitahu dahulu karena masa sosialisasi juga," ucap dia.

Diakui Nunung, sebelum memasang rambu-rambu itu pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan terkait pemasangan rambu-rambu dilarang parkir jalan depan rumah sakit itu.

Baca juga: Ini Kondisi Warga Klaten Saat Ditemukan Setelah 6 Bulan Menghilang, Suami Sempat Bikin Sayembara

"Kita sudah bersurat ke rumah sakit, juru parkir dan pengelola lama karena 2022 ini belum ada pengelolaan," imbuhnya.

Sementara itu, seorang juru parkir di depan rumah sakit Jalan Merbabu itu, Tugimin mengaku sebagian petugas juru parkir belum mengetahui pemasangan rambu-rambu parkir itu.

"Sebagian tukang parkir belum dikasih tahu, kemarin dia Dishub datang dan ngasih tahu mau masang tanda larangan parkir. Padahal kita sudah lama di sini," kata dia.

Untuk sementara, kata Tugimin, juru parkir dan warga hanya bisa menunggu peraturan resmi dan koordinasi dengan para juru parkir lainnya.

"Sementara kita koordinasi dulu untuk langkah ke depan seperti apa," tambahnya.  ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved