Berita Bantul Hari Ini
Sebanyak 975 Anak Usia 6-11 Tahun di Sewon Bantul Mendapatkan Suntikan Vaksin Covid-19
Setelah sukses menggelar vaksinasi untuk lansia, disabilitas termasuk anak umur 12-17 tahun, kini Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) DIY menggelar
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Setelah sukses menggelar vaksinasi untuk lansia, disabilitas termasuk anak umur 12-17 tahun, kini Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) DIY menggelar vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.
Vaksinasi yang digelar pada Rabu (29/12/2021) dipusatkan di SD N Monggang, Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
"Kegiatan vaksinasi untuk anak ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas pada anak usia 6 hingga 11 tahun," ujar Koordinator Wilayah BINDA Kabupaten Bantul, Saiful.
Baca juga: DI Yogyakarta Terapkan Micro Lockdown Saat Tahun Baru, Ini Penjelasan Sekda DIY
Dengan kegiatan ini maka BINDA DIY turut berperan dalam mempercepat capaian vaksinasi anak sehingga mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.
Dalam vaksinasi tersebut BINDA menggandeng tenaga medis dari Puskesmas Sewon dan Dinas Kesehatan Bantul.
“Tentunya kami dari BIN berharap program vaksinasi anak bisa berjalan dengan lancar dan sukses di Kabupaten Bantul,” katanya.
Adapun kegiatan vaksinasi hari itu menyasar 975 siswa dari beberapa sekolah seperti SDN Monggang, SDN Bakalan, SDN Karanggondang dan SDN Blunyahan. Kegiatan dipusatkan di SDN Monggang yang memiliki tempat yang lebih luas.
Sehari sebelumnya yakni pada Selasa (28/12/2021) BINDA DIY juga menggelar kegiatan serupa di Kapanewon Banguntapan dengan menyasar 500 anak usia 6-11 tahun.
Sementara itu Rokini selaku Pengawas Korwil Sewon Dinas Dikpora Bantul, mengungkapkan untuk vaksinasi di Korwil Sewon dilaksanakan empat hari sejak Senin (27/12/2021) hingga Kamis (30/12/2021).
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara terpusat, yakni beberapa sekolah digabung di satu titik di sekolah yang memiliki tempat yang luas.
Langkah ini juga bertujuan untuk memudahkan pihak tenaga kesehatan (nakes) dari puskesmas dalam memberikan suntikan vaksin ke anak-anak.
Untuk Puskesmas Sewon 1 akan memberikan suntikan vaksinasi untuk anak-anak di Kalurahan Timbulharjo dan Panndowoharjo sedangkan Puskesmas Sewon 2 untuk Kalurahan Panggungharjo dan Bangunharjo.
"Untuk kali ini menyasar siswa 6-11 tahun sehingga ada yang TK juga. Lokasi vaksinasi dipilih SD yang luas, yang bisa menampung banyak anak, sehingga rata-rata ada 700-900 siswa sehari yang mendapatkan vaksinasi," ungkapnya.
Ia pun melihat antusias dan dukungan wali murid terhadap program vaksinasi ini sangat besar. Pasalnya banyak orang tua atau wali murid yang menginginkan anaknya dapat kembali bersekolah seperti sedia kala. Termasuk para siswa pun juga menginginkan hal tersebut.
"Namun tetap ada beberapa yang belum mendapatkan vaksin, masih ada yang tercecer tidak ikut vaksin, nanti akan dijadikan satu sudah kita data dan besok kita jadwalkan lagi," tuturnya.
Namun demikian, menurutnya sudah 90 persen siswa SD di Kapanewon Sewon sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Dengan demikian, ia berharap pada bulan Januari tahun depan seluruh sekolah bisa menggelar pembelajaran tatap muka (ptm) secara penuh.
"Semua sudah siap, minimal vaksin pertama. karena vaksin kedua di akhir januari. Ada rencana penambahan jam pembelajaran, dan dari dinas sudah memberikan lampu hijau," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/suntikan-vaksin-Covid-19-di-SDN-Monggang-Rabu-29122021.jpg)