Berita Pendidikan Hari Ini
Peringati Hari Ibu, Bunda dan Anak PAUD Meris Ceria Jalan-jalan di Ketingan Sleman
Kegiatan luar ruang ini bertujuan agar anak dapat mengenal potensi suatu daerah.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Belajar dari rumah menjadi satu di antara opsi agar anak terhindar dari penyebaran Covid-19 yang sedang melanda.
Meski begitu, perlu kegiatan yang mengasah fungsi kognitif, afektif dan psikomotorik anak agar bisa tumbuh secara sempurna.
Hal itu bisa dilakukan dengan mengikuti kegiatan di luar kelas, tentu saja sembari menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Maka dari itu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Meris Ceria yang ada di daerah Ketingan, Tirtoadi, Mlati, Sleman menggelar kegiatan luar ruang, Sabtu (25/12/2021) lalu.
Baca juga: Hari Ibu: Ini Dia Makna Mendalam Sosok Ibu di Mata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Selain untuk mengenalkan anak dengan alam, kegiatan tersebut juga untuk merayakan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember.
“Kami memang berupaya untuk mengajak anak-anak kenal dengan alam dan dunia luar, juga untuk merayakan Hari Ibu. Maka, tema kegiatan yang kami ambil adalah ‘Bersama Ibu, Aku Mengenal Potensi Daerahku’,” ungkap Pemilik Yayasan Meris Pelita Mulia yang menaungi PAUD Meris Ceria, Mekar Retno Sariasih kepada Tribun Jogja, Selasa (28/12/2021).
Uniknya, kegiatan itu tidak hanya diikuti oleh siswa PAUD Meris Ceria saja, tetapi juga para ibu dari siswa.
Dikatakan Mekar, ada 18 anak dan 18 ibu yang mengikuti aktivitas luar ruang tersebut. Mereka juga didampingi oleh enam guru yang siap menjawab pertanyaan dari para siswa.
“Alurnya, anak dan bunda berkumpul dulu di PAUD Meris Ceria, kemudian kami baru berangkat menggunakan kereta mini menuju rumah Ibu Dukuh Ketingan, Ibu Supartinah,” jelasnya.
Di rumah Ibu Dukuh, ibu dan anak diperlihatkan kesenian gejok lesung oleh ibu-ibu Dukuh Ketingan. Dia menilai, ini adalah salah satu cara agar anak bisa dekat dengan tradisi setempat.
Setelah melihat kesenian gejok lesung, mereka diajak untuk melihat proses pembuatan batu bata ke tempat tobong bata milik Ibu Dukuh.
Baca juga: Peringatan Hari Ibu 22 Desember, Menteri Bintang Puspayoga: Peran Perempuan Tak Boleh Ditinggalkan
“Nah, anak-anak juga sempat melakukan praktik membuat boneka dari lempung,” paparnya.
Dengan begitu, saraf motorik anak tetap terasah meski sebagian besar institusi pendidikan masih mengandalkan pembelajaran daring.
Tidak hanya praktik, pasangan anak dan ibu diajak ke Rumah Makan Bok Renteng sembari melihat Burung Blekok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Peringati-Hari-Ibu-Bunda-dan-Anak-PAUD-Meris-Ceria-Jalan-jalan-di-Ketingan-Sleman.jpg)