Breaking News:

Terus Menurun, Kasus Aktif Covid-19 di Klaten Kini Tersisa 1 Pasien Saja

Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menunjukkan grafik penurunan sejak tiga bulan terakhir. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Berita Update Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menunjukkan grafik penurunan sejak tiga bulan terakhir.

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Klaten bahkan melaporkan berdasarkan data Minggu (19/12/2021), jumlah kasus aktif Covid-19 di daerah itu tersisa 1 pasien saja.

"Untuk data kemarin tidak ada penambahan maupun kesembuhan sehingga kasus aktif kita masih tersisa 1 pasien," ujar Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Kunjungi Ponpes di Gunungkidul, Menteri PPPA Dorong Pencegahan Kekerasan Fisik dan Seksual

Kemudian, Cahyono merinci, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Klaten hingga data terakhir mencapai 34.833 pasien.

Adapun jumlah pasien sembuh berjumlah 31.909  pasien serta sebanyak 2.923 pasien meninggal dunia.

Selanjutnya, ditambahkan Cahyono, meski kasus terus melandai, namun pihaknya tetap meminta warga untuk tetap disiplin dalam menjalani protokol kesehatan Covid-19.

"Mari tingkatkan kesadaran terhadap protokol kesehatan terutama memakai masker dengan baik dan mematuhi prokes lainnya," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Klaten Sri Mulyani juga meminta warga untuk tetap waspada dan selalu mematuhi prokes Covid-19 terutama menjelang masuknya libur natal dan tahun baru.

Baca juga: Sebanyak 1.372 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Yogyakarta Sudah Divaksin Covid-19

"Mobilitas masyarakat harus tetap dikurangi, tentunya saya selaku kepala daerah juga telah meminta agar tetap taat prokes," katanya.

Apalagi, lanjut Mulyani saat ini mutasi virus Covid-19 varian omicron juga telah masuk ke Indonesia sehingga warga diminta untuk semakin waspada.

"Menghindari pergi ke luar kota dan apalagi kemarin pak menteri juga telah mengumumkan omicron sudah masuk Indonesia da harus kita waspadai," jelasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved