Viral Tagar #PercumaLaporPolisi dan #NoViralNoJustice, Begini Respon Kapolri Listyo Sigit

Kapolri Listyo Sigit menyampaikan dua tagar pertama yang menjadi sorotan dimulai dari tagar kritik #PercumaLaporPolisi dan #1Hari1Oknum.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Div Humas Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung salah satu lokasi yang melaksanakan kegiatan 'Vaksinasi Serentak Indonesia' 

TRIBUNJOGJA.COM - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait munculnya tanda pagar (tagar) yang berisi kritikan terhadap kepolisian yang viral di media sosial.

Beberapa waktu belakangan, media sosial memang sempat diramaikan dengan gerakan atau tagar #PercumaLaporPolisi.

Kapolri pun merespon hal tersebut saat menghadiri acara Rakor Anev Itwasum Polri 2021.

Kapolri Listyo Sigit menyampaikan dua tagar pertama yang menjadi sorotan dimulai dari tagar kritik #PercumaLaporPolisi dan #1Hari1Oknum.

Baca juga: Waspadai Varian Omicron, Kapolri Minta Vaksinasi Dipercepat dan Prokes Dipatuhi

Baca juga: Imbauan Kapolri Listyo Sigit Bagi Warga yang Nekat Mudik saat Masa Libur Nataru

Dua tagar itu mengkritisi tindakan oknum anggota yang dinilai kerap melakukan kekerasan dan mengabaikan laporan masyarakat.

"Kekerasan berlebihan yang dilakukan oleh Polri dimunculkan ada kekerasan pada saat penanganan unjuk rasa termasuk pada saat rekan-rekan bertugas dan menerima laporan yang belum jelas sehingga akhirnya terjadi penembakan dan ini juga di mata masyarakat ini menjadi 1 penilaian," kata Sigit saat menghadiri acara Rakor Anev Itwasum Polri 2021 pada Jumat (17/12/2021).

Sigit kemudian menjelaskan Korps Bhayangkara kembali mendapatkan kritik melalui tagar #NoViralNoJustice.

Tagar ini berisikan kritik bahwa polisi hanya akan menindak oknum anggotanya ketika sudah viral di sosial media saja.

"Saat ini muncul fenomena no viral no justice. Jadi kalau tidak diviralkan maka hukum tidak berjalan, mereka membuat suatu perbandingan bagaimana kasus yang dimulai dengan diviralkan dibandingkan dengan kasus yang dimulai dengan dilaporkan dalam kondisi biasa. Mereka melihat bahwa yang diviralkan kecenderungannya akan selesai dengan cepat," jelasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. DivHumas Polri)

 Menurut Sigit, tagar-tagar kritik tersebut harus segera dievaluasi oleh Polri.

Dia meminta jajarannya segera berbenah dan menerima kritik yang diarahkan dari masyarakat.

"Jadi ini kemudian sudah melekat di masyarakat bahwa harus viral, kalau tidak viral maka prosesnya tidak akan berjalan dengan baik. Di satu sisi tentunya kita harus menerima semua persepsi-persepsi yang muncul di publik ini sebagai bagian dari evaluasi, bagian dari kritik terhadap kita," ujar Sigit.

Baca juga: Kapolri Ingatkan Seluruh Jajaran Kepolisian : Selesaikan Masalah Tak Harus Menunggu Viral

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Copot Tujuh Perwira Polisi Bermasalah, Berikut Daftarnya

Lebih lanjut, Sigit mengharapkan jajarannya juga dapat segera mengevaluasi berbagai kekurangan untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya.

"Tentunya ini adalah waktunya kemudian kita memperbaiki, berbenah untuk lakukan hal yang lebih baik untuk memenuhi harapan masyarakat. Namun fenomena ini tentunya menjadi bagian dari tugas rekan-rekan untuk mengevaluasi di sisi mana yang masih kurang terkait dengan perjalanan organisasi kita baik secara manajemen atau secara perilaku individu sehingga kemudian ini harus kita perbaiki," tukasnya. 

( tribunnews )

 

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved