Breaking News:

Feature

Surga Tersembunyi di Lereng Merapi, Menengok Sejarah Kampung Girpasang, Kemalang, Klaten

Nama Kampung Girpasang yang berada di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten mulai dikenal para wisatawan sejak beberapa tahun terakhir

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
KAMPUNG LEGENDARIS - Seorang wisatawan melintas di land mark Kampung Girpasang yang legendaris, Klaten, Kamis (16/12/2021). 

Nama Kampung Girpasang yang berada di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai dikenal oleh para wisatawan sejak beberapa tahun terakhir. Kampung yang berada radius 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi ini semakin terkenal karena memiliki gondola wisata yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke sana.

DIBUATNYA gondola wisata yang menghubungkan Kampung Girpasang dengan Kampung Ngringin di Desa Tegalmulyo itu untuk mempermudah akses warga menuju kampung itu. Sebab, letak geografis Girpasang dengan Kampung Ngringin dipisahkan oleh jurang sedalam sekitar 150 meter dan memiliki lebar sekitar 120 meter.

Namun, tak banyak yang tahu asal mula terbentuknya kampung yang berpenduduk 34 jiwa yang tersebar dari 12 kepala keluarga (KK) itu. Tokoh Pemuda Girpasang, Agusno, menuturkan jika orang pertama yang tinggal di Girpasang (sesepuh) yaitu bernama Ki Trunosono.

"Awalnya Ki Trunosono tinggal di wilayah kampuan (hutan) di kawasan Merapi yang tak jauh dari Gunung Bibi atau lebih dikenal dengan Gunung Ijo," ucapnya saat berbincang dengan Tribun Jogja di Kampung Girpasang, Kamis (16/12/2021).

Kemudian, berdasarkan cerita yang Agusno yang diterima dari leluhurnya, Ki Trunosono lantas mendapatkan titah dari Raja Keraton Surakarta Hadiningrat untuk tinggal dan membuka lahan baru di daerah lereng Merapi.

Akhirnya Ki Trunosono memilih punggung bukit yang menjadi cikal bakal Girpasang.

“Namun saya tidak tahu persis itu tahun berapa," jelasnya.

Agusno menjelaskan, Girpasang secara geografis merupakan sebuah punggung bukit yang diisolasi oleh dua jurang di sisi sebelah barat dan timur.

Kata Girpasang diambil dari kata gligir sepasang. Gligir itu sendiri merupakan sebutan untuk sebuah bukit yang diimpit oleh dua jurang.

Sedangkan kata sepasang itu melambangkan adanya sepasang jurang yang mengimpit bukit tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved