Berita Jawa Tengah
Dapat Keluhan dari Petani Bawang di Temanggung, Jokowi Langsung Telepon Mendag
Presiden Joko Widodo langsung menelepon Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi setelah ia mendapat keluhan dari para petani bawang di Temanggung
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, TEMANGGUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menelepon Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi setelah ia mendapat keluhan dari para petani bawang di Temanggung, Jawa Tengah. Keluhan itu terkait kebijakan pemerintah yang kerap melakukan impor bawang putih di saat musim panen.
Keluhan itu diterima Presiden Jokowi saat berdialog dengan para petani usai menanam bawang merah di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung.
Dialog Presiden dengan para petani itu dilakukan di sebuah saung dengan suasana santai dan penuh keakraban.
Kepada Presiden Jokowi para petani mengaku lebih suka menanam bawang merah ketimbang bawang putih.
Mereka malas menanam bawang putih lantaran harganya kerap turun dipicu masuknya impor bawang putih pada saat panen. Setelah mendengar keluhan petani itu, Jokowi langsung menelepon Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
"Pak Menteri, ini saya dengan petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawah putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu," kata Jokowi saat menelepon Lutfi, Selasa (14/12).
Mendengar keluhan itu, Lutfi langsung merespons dan berjanji akan mengirim tim secepatnya ke Temanggung.
"Saya akan kirim tim untuk mengecek Bapak," kata Lutfi.
Mengutip Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, saat ini rata-rata harga bawang putih di pasar tradisional tercatat turun Rp100 menjadi Rp29.250 per Kg hari ini.
Sementara rata-rata harga bawang putih di Jawa Tengah tercatat Rp28.800 per Kg. Lalu, rata-rata harga di Jawa Timur sebesar Rp22.600 per Kg, Jawa Barat Rp28.100 per Kg, dan DKI Jakarta tembus Rp34.500 per Kg.
Terkait produksi bawang merah, Jokowi juga menyatakan telah meminta Kementerian Pertanian untuk menyiapkan penjamin pembelian atau penyalur (off taker) produksi bawang merah agar petani mendapat kepastian harga dan permintaan.
“Kita harapkan nanti produktivitasnya bisa meningkat, dan juga yang paling penting disiapkan juga off taker yang membeli dari bawang merah yang telah kita tanam tadi, sehingga kepastian harga, kepastian yang membeli itu ada,” kata Jokowi.
Presiden menginginkan para petani bawang merah selalu diberi pendampingan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Ia juga berpesan agar harga bawang merah tidak dipermainkan oleh para tengkulak yang bisa membuat petani merugi.
Selain berdialog dengan para petani bawang, dalam kunjungannya ke Jawa Tengah Jokowi juga meresmikan empat embung. Keempat embung tersebut adalah Embung Bansari yang ada di Kabupaten Temanggung, Embung Dukun dan Embung Pagergunung yang ada di Kabupaten Magelang, serta Embung Tlogoguwo yang ada di Kabupaten Purworejo.
"Pagi hari ini saya datang ke Kabupaten Temanggung untuk meresmikan empat embung yang telah kita bangun dari 66 embung yang kita bangun di tahun 2021," ujar Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/presiden-jokowi-siap-hadapi-uni-eropa.jpg)