Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Pandemi Belum Usai, Upacara Pergantian Pasukan Bregada Malioboro Digelar di Kepatihan

Keberadaan bregada Malioboro untuk mengisi atraksi wisata di sumbu filosofi Keraton Yogyakarta dimulai sejak 2020.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Prosesi pergantian pasukan Bregada dilaksanakan di halaman kepatihan, Selasa (14/12/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Puluhan prajurit bregada Malioboro tampak gagah saat menjalani upacara pergantian pasukan, yang berlangsung di kompleks Kepatihan, Selasa (14/12/2021) sore.

Semestinya acara pergantian pasukan bregada itu digelar saat Selasa Wage di kawasan Malioboro sebagai bentuk atraksi kebudayaan.

Berhubung saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 maka upacara itu digelar di halaman kompleks kepatiha.

Direktur Pemasaran Badan Otorita Borobudur (BOB) Agus Rochiyardi saat memberikan sambutan mengatakan, keberadaan bregada Malioboro menjadi pendukung dunia pariwisata di Yogyakarta, khususnya dikawasan Malioboro.

Oleh sebab itu, dirinya berharap para pasukan bregada mampu menjadi ikon yang positif di kawasan Malioboro.

“Tentunya kami mendukung keberadaan bregada Malioboro ini sebagai daya dukung pariwisata berbasis kebudayaan,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah DIY Kadarmanta Baskara Aji yang turut hadir dalam upacara itu berharap, ke depan para pasukan bregada Malioboro bukan hanya menjadi ikon dikawasan itu saja, melainkan mampu menjadi guide bagi wisatawan.

“Kami berharap, para bregada bukan hanya menjadi ikon Malioboro saja, melainkan mereka cerdas, memiliki pengetahuan sejarah Yogyakarta. Sehingga mereka dapat menjadi guide bagi wisatawan,’’ terang Aji.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) DIY Singgih Raharjo menjelaskan, saat ini Yogyakarta memiliki empat regu bregada Malioboro, yang tersebar di Kalurahan Sosromenduran, Cokrodirjan, dan Ngampilan.

Keberadaan bregada Malioboro untuk mengisi atraksi wisata di sumbu filosofi Keraton Yogyakarta dimulai sejak 2020.

‘’Dan tahun ini mendapat revitalisasi dari Kemenparekraf, dari tata lampah, dan gendingnya. Ini semua direkonstruksi lebih menarik untuk pariwisata berbasis industry dan kebudayaan,’’ jelasnya.

Berhubung tahun ini pandemi masih berlangung, lanjut Singgi, penggantian pasukan bregada dilangsungkan di komplek kepatihan.

Adapun regu bregada yang digantikan yakni bragada Saeko Kapti dan bregada Wirososro digantikan bregada Suryatmaja dan Rekso Winongo.

‘’Pegantian ini setelah 35 hari. Mereka berjaga di Malioboro setiap Sabtu dan Minggu. Berhubung masih pandemi, maka acara ini digelar di Kepatihan,’’ pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved