Berita Gunungkidul Hari Ini
Jadi Alternatif Layanan, Anjungan Dukcapil Mandiri Diluncurkan di Gunungkidul
Warga bisa mencetak sendiri dokumen seperti KTP Elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga Kartu Keluarga (KK) melalui ADM.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul meresmikan operasional Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pada Selasa (14/12/2021).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul, Markus Tri Munarja ada 2 unit mesin ADM yang diterima.
"Satu unit dari program CSR (Corporate Social Responsibility) BPD DIY, satu lagi adalah hibah dari pusat atas prestasi kami dalam layanan administrasi," jelas Markus di kantornya.
Adapun satu unit ADM ditempatkan di ruang utama Kantor Disdukcapil Gunungkidul.
Baca juga: PPKM Level 3 Natal dan Tahun Baru Dibatalkan, Aktivitas di Gunungkidul Tetap Akan Diperketat
Sedangkan satu unit lainnya kini berada di Kantor Kapanewon Panggang untuk mendekatkan layanan pada warga di zona selatan.
Menurut Markus, ADM jadi alternatif layanan bagi warga yang membutuhkan dokumen administrasi secara cepat.
Warga bisa mencetak sendiri dokumen seperti KTP Elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga Kartu Keluarga (KK).
"Nanti warga cukup memindai kode batang (barcode) yang sudah dikirimkan via e-mail ke mesin ADM ini," ujarnya.
Saat ini layanan Disdukcapil Gunungkidul banyak dilakukan secara daring imbas dari pandemi Covid-19.
Namun layanan tatap muka tetap dilakukan untuk mengakomodasi warga yang belum melek teknologi.
Markus pun berharap ke depan tersedia lebih banyak ADM yang ditempatkan ke sejumlah titik.
Namun pengadaannya sangat tergantung pada kemampuan anggaran daerah.
Baca juga: Bantu Reaktivasi, Desa Wisata di Gunungkidul Dapat Dana Hingga Rp 35 Juta
"Kami harap nanti ada pelonggaran dari refocusing anggaran untuk Covid-19, sehingga bisa digunakan untuk menambah mesin ADM," katanya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan penggunaan ADM sudah digencarkan pusat sejak beberapa waktu lalu.
Namun Gunungkidul baru berkesempatan memilikinya saat ini.
Selain jadi alternatif, ia menilai ADM akan lebih mempermudah dan mendekatkan akses layanan administrasi pada masyarakat.
Ia juga berharap alat serupa juga bisa tersedia lebih banyak lagi.
"Kalau bisa nanti tersedia di tiap kapanewon," kata Sunaryanta.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jadi-Alternatif-Layanan-Anjungan-Dukcapil-Mandiri-Diluncurkan-di-Gunungkidul.jpg)