Breaking News:

Klaten

Bermula Siswa Mainan Ular di Botol Minuman, Ternyata 42 Kobra Bersembunyi di Tumpukan Kayu

Puluhan ular kobra dievakuasi dari tumpukan kayu di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
Dok RCTD Klaten
Penampakan puluhan ekor ular kobra uang dievakuasi relawan dari tumpukan kayu di sebuah SMP di Klaten, Sabtu (11/12/2021). 

Tribunjogja.com Klaten -- Puluhan ular kobra dievakuasi dari tumpukan kayu di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penampakan puluhan ekor ular kobra uang dievakuasi relawan dari tumpukan kayu di sebuah SMP di Klaten, Sabtu (11/12/2021).
Penampakan puluhan ekor ular kobra uang dievakuasi relawan dari tumpukan kayu di sebuah SMP di Klaten, Sabtu (11/12/2021). (Dok RCTD Klaten)

Puluhan ular kobra tersebut diamankan oleh relawan Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD) Klaten dalam kondisi hidup sejak hari Sabtu (11/12/2021) hingga Senin (13/12/2021).

"Kita dapat informasi itu sabtu kemarin dan langsung lakukan evakuasi," ujar Anggota RCTD Klaten, Mardiyono saat dikonfirmasi TribunJogja.com, Senin (13/12/2021).

Menurut dia, total hingga Senin sore, terdapat 42 ekor ular kobra yang berhasil pihaknya evakuasi dari kompleks SMP tersebut.

Puluhan ular itu, lanjut dia berukuran sekitar 30 sentimeter hingga 40 sentimeter.

"Hari ini ada satu ekor lagi yang dievakuasi, ukurannya sekitar sebesar telunjuk orang dewasa," ucapnya.

Selain ular, kata dia RCTD Klaten juga mengevakuasi 30 butir telur ular kobra dari kompleks sekolah itu.

"Ularnya nanti akan kita lepaskan lagi di lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk," katanya.

Mardiyono menceritakan, awal mula puluhan ular kobra itu ditemukan karena adanya laporan dari pihak sekolah.

Saat itu, terdapat seorang siswa memainkan ular dengan cara dimasukan ke dalam botol minuman kemasan.

"Ketika dilihat oleh pihak sekolah ternyata itu ular kobra maka kami diminta untuk evakuasi sabtu itu," papar dia.

Untuk saat ini, lanjut Mardiyono, pihaknya masih melakukan pengawasan di sekitar tumpukan kayu yang berada di komplek sekolah itu.

"Kita masih berjaga-jaga dan mengawasi tumpukan kayu yang dijadikan sarang oleh ular kobra itu," tandasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved