Inilah 3 Cara Mencegah Penyakit Ain
Ain adalah gangguan yang disebabkan oleh pandangan mata yang disertai oleh perasaan iri, dengki, atau takjub. Bagaimana cara mencegah penyakit ini?
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Ain adalah gangguan yang disebabkan oleh pandangan mata yang disertai oleh perasaan iri, dengki, hasad, atau takjub.
Dalam Islam, pandangan mata orang lain dipercaya mampu mempengaruhi pikiran dan perasaan yang berdampak pada kesehatan.
Rasulullah SAW bersabda,
“Ain itu benar-benar ada. Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu bisa.” (HR. Muslim No.2188).
Adanya penyakit ini juga dikisahkan dalam sebuah hadis:
“Dikisahkan Nabi Muhammad SAW pernah melihat anak perempuan Ummu Salamah r.a. yang masih kecil dengan wajah yang cenderung berwarna hitam. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Mintakanlah ruqyah untuknya karena dia terkena nadzarah (penyakit ain).” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Dari hadis di atas, Rasulullah SAW menyarankan seseorang diruqyah untuk menyembuhkan dirinya dari penyakit ain.
Lalu, bagaimana cara agar mencegah penyakit ini?
Berikut uraiannya:
1. Mendoakan Keberkahan bagi Orang Lain
Rasulullah SAW menganjurkan agar senantiasa mendoakan orang lain.
Beliau SAW pernah bersabda,
“Jika seorang dari kalian melihat pada diri saudaranya suatu hal yang menakjubkan maka doakanlah keberkahan baginya, karena ‘ain itu benar adanya.” (HR. An Nasa-i No.10872 dishahihkan Al Albani dalam Shahih An-Nasa-i).
2. Memohon Perlindungan kepada Allah SWT
Ain adalah penyakit yang bisa menimpa siapappun, termasuk anak-anak. Berikut adalah doa yang dicontohkan Rasulullah SAW:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bacaan-niat-dan-doa.jpg)