Berita Kota Yogya Hari Ini

Pengunjung Perpustakaan Kota Yogya Tinggi Meski di Tengah Pandemi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta sudah memperbolehkan pemustaka untuk mengunjungi perpustakaan Kota Yogyakarta.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta sudah memperbolehkan pemustaka untuk mengunjungi perpustakaan Kota Yogyakarta.

Kendati demikian, pemustaka wajib mematuhi protokol kesehatan.

Kabid Pengelolaan Perpustakaan dan Pengembangan Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Nunun Zulaikha mengatakan meski di tengah pandemi Covid-19, pihaknya harus tetap memberikan layanan kepada masyarakat.

Apalagi berkaitan dengan literasi.

Baca juga: Khusus Lantatur, Perpustakaan Kota Yogya Kembali Beroperasi

"Awal pandemi kami tidak menerima pemustaka, dalam artian pemustaka tidak boleh masuk ke perpustakaan untuk meminjam atau membaca buku. Namun pemustaka tetap dapat meminjam buku melalui Sapa Ratu, jadi ada loket khusus untuk meminjam dan mengembalikan buku. Seperti drive trhu,pemustaka tidak perlu turun dari motor," katanya, Kamis (09/12/2021).

"Tahun 2020 kan masih parah, kemudian saat ini dan melihat perkembangan Covid-19, kami sudah menerima pemustaka untuk datang. Boleh membaca juga, tetapi tetap harus menerapkan protokol kesehatan,"sambungnya.

Ia mengungkapkan animo masyarakat dengan dibukanya kembali perpustakaan di Kota Yogyakarta sangat tinggi.

Setiap harinya ada sekitar 250 pemustaka yang mengakses layanan, baik perpustakaan Kotabaru, Pevita, dan perpustakaan keliling.

"Animo bagus, selalu  full (penuh), dalam artian sesuai pembatasan yang kami lakukan ya. Kalau dulu boleh di atas 100, sekarang di bawah 100, supaya bisa menerapkan protokol kesehatan. Kuncinya prokes," ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Kembali Membuka Akses Perpustakaan di Akhir Pekan

Meskipun pemustaka sudah boleh meminjam dan membaca buku langsung, namun layanan Sapa Ratu tetap berjalan.

Dengan demikian pemustaka yang enggan masuk ke perpustakaan tetap dapat meminjam dan mengembalikan buku.

Dinas Perpustaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta pun memberikan banyak layanan, seperti Lolita, yang memungkinkan pemustaka memperpanjang masa pinjam buku.

Kemudian ada layanan Pandora, memungkinkan masyakrat mendaftar anggota perpustakaan secara daring.

"Kami memang memiliki banyak layanan, tujuannya untuk memudahkan masyarakat mengakses perpustakaan,"imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved