DONGENG PENGANTAR TIDUR: Kisah Raja Galau dan Sayembara Berhadiah 4 Kantong Emas
Sang raja kemudian membuat sayembara hingga kemudian datang seorang bocah lusuh memberikan trik jitunya
Namun tak satu pun cara yang diajukan oleh rakyatnya berkenan di hati Raja Mulay. Raja Mulay pun kecewa dan kembali murung.
Tiba-tiba pada suatu hari, seorang pelayan Raja Mulay datang menghadap.
"Paduka Raja, ada seorang anak laki-laki bernama Abu ingin bertemu Paduka."
"Bawa dia kemari," jawab Raja Mulay.
"Barangkali dia bisa memenangkan sayembaraku."
Tak lama kemudian, datanglah Abu menghadap Raja.
Alangkah terkejutnya Raja Mulay melihat penampilan Abu yang kurus, kotor dan berpakaian compang camping.
Tangan kanannya disembunyikan di balik tubuhnya.
"Apa kau punya ide untuk membuat kota Fes terkenal, hai Abu?" tanya Raja Mulay.
"Benar Paduka. Hamba membawa ini," jawab Abu sambil menunjukkan barang yang dibawa dengan tangan kanannya.
Abu mengeluarkan topi berbentuk bundar seperti peci. Terbuat dari bulu, berwarna merah dan mempunyai rumbai-rumbai di atasnya.
"Apa istimewanya topi itu? Apakah kau bercanda, hai anak kecil?"
"Sama sekali tidak, Paduka. Topi ini akan membuat kota Fes terkenal dan akan diingat orang selamanya."
"Bagaimana bisa?" tanya Raja Mulay keheranan.
"Jika Paduka memakai topi ini sebagai pengganti sorban, semua laki-laki di kota Fes akan ikut memakainya pula. Mereka akan memakai apa pun yang dipakai rajanya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dongen-pengantar-tidur-anak.jpg)