Breaking News:

PT Kliring Berjangka Indonesia Tanam Pohon di Area Candi Prambanan

Sekadar informasi, CSR BUMN fokus kepada tiga hal, yaitu pendidikan, lingkungan hidup, serta usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
Dok PT KIB
Direktur Pemasaran dan Pelayanan Taman Wisata Candi Prambanan, Hety Herwati, dan Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, melakukan penanaman pohon di area Candi Prambanan, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) menjalankan instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, yang mewajibkan semua BUMN menghijaukan Indonesia lewat program penanaman pohon.

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) melakukan penanaman puluhan pohon jenis Tanjung dan Sawo Bludru di area sekitar Candi Prambanan, Kabupaten Klaten Jawa, Tengah, sebagai bagian dari strategi corporate social responsibility (CSR) BUMN.

Sekadar informasi, CSR BUMN fokus kepada tiga hal, yaitu pendidikan, lingkungan hidup, serta usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Dalam program penanaman pohon yang diinisisasi oleh Kementerian BUMN, setiap perusahaan pelat merah ditarget menanam sebanyak 111 ribu pohon di berbagai daerah, seperti yang dilakukan oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Baca juga: Tekan Biaya Logistik Nasional yang Tinggi, Pemerintah Akan Tempuh Restrukturisasi BUMN Pelabuhan

“Sebagai BUMN, kami mengikuti arahan Bapak Menteri terkait pelaksanaan CSR BUMN, khususnya dalam program menghijaukan Indonesia," kata Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, lewat siaran pers, Jumat (3/12/2021).

Meskipun bergerak di kegiatan usaha yang tidak mengeksploitasi alam, ia menambahkan, keberadaan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) sebagai BUMN tentu harus tetap berkontribusi dalam program penghijauan di berbagai daerah di Indonesia.

Asal tahu saja, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) adalah BUMN yang memiliki lini usaha sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi serta Pusat Registrasi Resi Gudang.

Kawasan Candi Prambanan, yang menjadi lokasi penanaman pohon oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization atau UNESCO.

Baca juga: Jokowi Bilang ke Bos-Bos BUMN Kadang Merasa Malu, Sudah Bukain Pintu Tapi Tak Ada Respons

Dengan luas kawasan mencapai 39,8 hektare, kawasan Candi Prambanan dikelilingi oleh pepohonan yang memberi pasokan oksigen kepada masyarakat sekitar.

“Semoga yang kami lakukan di kawasan Candi Prambanan bisa menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya terkait peran Indonesia untuk menurunkan emisi karbon dan mengurangi pemanasan global," sambung Fajar.

Dalam hal emisi karbon, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) telah mempersiapkan diri sebagai lembaga kliring perdagangan karbon sehingga saat ekosistem perdagangan karbon terbentuk sudah siap dengan teknologi serta infrastrukturnya.

"CSR PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) terkait lingkungan tidak berhenti di sini saja. Kami akan terus menginisisasi berbagai program CSR berbasis lingkungan yang dapat memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat," kata Fajar.

Baca juga: Perintah Presiden Jokowi Kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Tutup BUMN yang Tak Berkembang

Sesuai arahan Menteri BUMN tentang kegiatan CSR untuk pendidikan dan UMKM, menurutnya, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) pun akan menindaklanjuti dengan berbagai program yang dijalankan dalam waktu dekat.

"PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) juga menerapkan konsep Creating Shared Value. PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dan penerima bantuan akan mendapatkan manfaat untuk tumbuh dan berkembang bersama," tutup Fajar. (Tribunjogja/rls)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved