Breaking News:

Sidebar Headline

Mahasiswa Jogja Boleh Kuliah Tatap Muka Asal Penuhi Syarat Ini

L2DIKTI Wilayah 5 DIY meminta kampus-kampus di DIY untuk membatasi kegiatan perkuliahan tatap muka.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
ugm.ac.id
101 PT swasta dan 5 PT negeri di DIY, lebih dari 60 persen di antaranya sudah menggelar PTM meski masih secara hybrid. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Wilayah 5 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta kampus-kampus di DIY untuk membatasi kegiatan perkuliahan tatap muka.

Berdasarkan catatan L2DIKTI, dari 101 PT swasta dan 5 PT negeri di DIY, lebih dari 60 persen di antaranya sudah menggelar PTM meski masih secara hybrid.

Sistem perkuliahan hybrid merupakan penggabungan kuliah tatap muka dan kuliah daring.

Sistem ini memanfaatkan inovasi dan kemajuan teknologi sehingga diklaim menghasilkan interaksi dan partisipasi yang lebih maksimal dibanding hanya dengan daring saja.

"Selama wilayah masih ditetapkan (PPKM Level 2), kampus di DIY bisa menyelenggarakan kuliah tatap muka. Tapi kita lihat juga situasinya," ungkap Plt Kepala L2Dikti Daerah Istimewa Yogyakarta, Bhimo Widyo Andoko kantor L2DIKTI DIY, Rabu (1/12/2021).

Saat ini Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakartatelah mengizinkan perguruan tinggi untuk menggelar kuliah tatap muka secara terbatas.

Mengingat pemerintah juga telah melonggarkan PPKM di wilayah ini.

Menurut Bhimo, PTM harus digelar maksimal 50 persen dari kapasitas mahasiswa.

Mahasiswa luar daerah yang masuk DIY pun harus melalui skrining ketat.

Mahasiswa harus melakukan karantina tujuh hari sebelum mengikuti kuliah tatap muka. Mereka juga diminta melakukan tes swab untuk memastikan kesehatannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved