Kembangkan Telaga Kemuning Patuk, Pemkab Gunungkidul Gandeng Perguruan Tinggi

Bupati Gunungkidul Sunaryanta meresmikan sejumlah fasilitas di Telaga Kemuning, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, pada Kamis (02/12/2021).

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Sunaryanta meresmikan fasilitas pendukung di Telaga Kemuning, Patuk, pada Kamis (02/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta meresmikan sejumlah fasilitas di Telaga Kemuning, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, pada Kamis (02/12/2021).

Pengembangan tersebut merupakan hasil dukungan dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Ia mengatakan kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan perguruan tinggi masih terus dilakukan. Tujuannya terutama untuk pembangunan di Gunungkidul.

Baca juga: Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Bantul jadi Prioritas APBD Tahun 2022

"Kami terbuka dan mempersilakan perguruan tinggi yang ingin berkontribusi untuk mengembangkan Gunungkidul," kata Sunaryanta.

Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi perlu terus berjalan. Sebab dukungan tersebut akan semakin mengoptimalkan realisasi dari rencana pembangunan di Gunungkidul.

Sunaryanta pun mengatakan potensi Telaga Kemuning masih perlu banyak diangkat. Apalagi saat ini fasilitas yang tersedia mulai mumpuni untuk kegiatan masyarakat, salah satunya sebagai tempat wisata.

"Tentu akan kami kaji lebih lanjut bagaimana pengembangannya ke depan, juga menggandeng perguruan tinggi dalam prosesnya," jelasnya.

Rektor UAD Yogyakarta, Dr. Muchlas, MT mengatakan pihaknya membangun jalur lari (jogging track) hingga jajanan (street food) di Telaga Kemuning. Prosesnya melibatkan warga sekitar, termasuk memanfaatkan potensi yang ada di dalamnya.

Ia menjelaskan Telaga Kemuning jadi implementasi program UAD dalam pengembangan dan pemberdayaan desa. Adapun program ini berasal dari Kemendikbudristek RI, sebagai bagian dari pengabdian perguruan tinggi pada masyarakat.

"Kami kembangkan Telaga Kemuning inj karena menarik untuk sisi pariwisatanya," kata Muchlas.

Baca juga: Heboh Dokter Gadungan Elwizan Aminudin di PSS Sleman, PT LIB: Kalau Seperti Ini Bahaya

Civitas UAD pun dilibatkan dalam pengembangan tersebut lewat Kuliah Kerja Nyata (KKN). Selain mengembangkan sisi fisik, kuliner khas hingga kebudayaan setempat pun juga dikenalkan.

Lurah Bunder, Maryadi berharap program dari UAD tidak berhenti sampai di sini. Ia ingin agar upaya pengembangan meluas hingga dukungan perbaikan akses agar Telaga Kemuning layak dikunjungi.

"Sebab kami yakin Telaga Kemuning ini bisa sejajar dengan obyek wisata lainnya di Gunungkidul," ujarnya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved