Breaking News:

Berita Kota Yogya Hari Ini

Diminta Tidak Melayani Pelanggar One Gate System, Pengelola Toko Oleh-oleh Mengaku Kesulitan 

Selama ini masih dijumpai bus-bus pariwisata yang melanggar aturan one gate system, dan memilih memarkir kendaraannya di deretan toko oleh-oleh.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Para pelaku pariwisata, khususnya di sektor oleh-oleh makanan khas, mengaku cukup kesulitan untuk melakukan pemeriksaan terhadap bus wisatawan yang datang, sesuai instruksi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyebut, selama ini masih dijumpai bus-bus pariwisata yang melanggar aturan one gate system, dan memilih memarkir kendaraannya di deretan toko oleh-oleh, lantaran tidak punya akses untuk memasuki TKP resmi. 

Ketua Koperasi Bakpia Sumekar, Sumiyati mengungkapkan, beberapa toko oleh-oleh di Sentra Bakpia Pathuk tak masuk dalam kelompoknya.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Tegaskan One Gate System Jadi Embrio Penataan Pariwisata di Masa Depan 

Alhasil, pihaknya pun kesulitan untuk mengawasi tiap kendaraan yang datang, guna memastikan mereka sudah melalui skrining di Terminal Giwangan. 

"Kalau kita di sentra itu kan tempatnya di perkampungan, gang kecil, jadi tidak menerima tamu yang pakai bus wisata. Yang untuk tujuan bus wisata itu, bakpianya tidak ikut di kelompok, berdiri sendiri," ucapnya, Kamis (2/12/21). 

Sumiyati tak menampik, sejak pariwisata Kota Yogyakarta kembali bergeliat dalam beberapa pekan terakhir, bus-bus berukuran sedang, maupun besar mulai memadati kawasan Jalan KS Tubun.

Bahkan, di akhir pekan, diakuinya, banyak kendaraan wisata yang sibuk berlalu-lalang di sana. 

Hanya saja, beberapa anggotanya pun mengaku mengalami kesulitan, seandainya diminta untuk memilah seluruh turis yang datang, guna mengetahui yang bersangkutan sudah melakoni skrining di Terminal Giwangan, atau belum. 

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Minta Komitmen Toko Oleh-oleh, Jangan Beri Akses Pelanggar One Gate System 

"Memang ada sentra parkir bus yang lahannya milik pribadi. Saya juga kurang tahu, ya, apakah bus-bus tersebut sudah melewati Terminal Giwangan, atau belum," cetusnya. 

Walau begitu, Sumiyati menandaskan, protokol kesehatan tetap dijalankan seluruh unit usaha di Sentra Bakpia Pathuk.

Terlebih, menghadapi libur Natal dan tahun baru (Nataru) akhir Desember mendatang, pihaknya pun bakal semakin mendisiplinkan prokes, di gerainya masing-masing. 

"Kalau di tempat kami, setiap rumah disediakan tempat cuci tangan, yang jualan pakai masker, dan protokol kesehatan diterapkan sebagaimana mestinya," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved