Breaking News:

Mendagri Instruksikan Ganjil Genap di Objek Wisata Saat Nataru, Pemkot Yogyakarta: Sulit Diterapkan

Peraturan ganjil genap di seluruh tempat wisata di Indonesia, yang digulirkan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sesuai Inmendagri No. 62

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peraturan ganjil genap di seluruh tempat wisata di Indonesia, yang digulirkan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sesuai Inmendagri No. 62 Tahun 2021, dinilai tidak bisa diterapkan di wilayah Kota Yogyakarta

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, berkaca pengalaman PPKM Level 3 lalu, pihaknya kesulitan untuk menerapkan ganjil genap di objek wisata.

Terutama, kawasan Malioboro yang selama ini jadi destinasi favorit. 

Baca juga: Rumah Makan di Tamansiswa Kota Yogyakarta Terbakar, Kerugian Capai Rp 60 Juta

"Makanya, kalau di kota ya nggak mungkin, nggak bisa kita terapkan ganjil genap," tandas Heroe, Selasa (30/11/2021). 

Ia menyampaikan, hal tersebut bukan berarti Pemkot abai terhadap instruksi Mendagri. Tetapi, fenomena wisata kota pelajar, katanya, tidak bisa disamakan dengan daerah lain, karena hampir seluruh wilayahnya merupakan 'destinasi'. 

"Jadi, kalau ganjil nggak boleh masuk Malioboro, misalnya, kan sama saja kita melarang warga. Di Malioboro itu bukan sebatas pariwisata, karena banyak aktivitas lainnya, yang tidak bisa kita cegah aksesnya, ya," ujar Wakil Wali Kota. 

"Toh, dengan pengaturan giratori di seputaran Malioboro, banyak hal yang dapat kita petik hasilnya," tambahnya. 

Karena itu, pihaknya pun bakal mempersiapkan skema lain, disamping ganjil genap, untuk membatasi kepadatan kota pelajar selama libur Nataru mendatang.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Catat Ada 1.200 ODHA di Wilayahnya, Seluruh Penyintas Dipastikan Tertangani 

Namun, langkah tersebut akan dibahasnya dahulu bersama Forkopimda. 

"Kita belum sampai teknisnya. Nanti pola penataan Nataru, kita akan ada rapat khusus dengan Forkopimda, ya, dengan teman-teman dari Polresta, Kodim, Dinas Perhubungan, maupun Satpol PP, agar terkoordinasi," ujarnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved