Gelar Multi Stakeholder Forum, PLN UP3 Yogyakarta Komitmen Suplai Listrik Prima untuk Masyarakat

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memberikan layanan suplai listrik yang prima

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ardhike Indah
Multi Stakeholder Forum yang diselenggarakan oleh PLN UP3 Yogyakarta di Sahid Raya Jogja Hotel, Babarsari, Sleman, Senin (29/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memberikan layanan suplai listrik yang prima kepada masyarakat Yogyakarta.

Manager PLN UP3 Yogyakarta, Ahmad Mustaqir menjelaskan, saat ini, di DI Yogyakarta, ada 7 Unit Layanan Pelanggan.

Diantaranya adalah daerah Wates, Sleman, Kota Yogyakarta, Kalasan, Wonosari, Bantul dan Sedayu.

Baca juga: Gejala Jika Terkena Varian Baru Covid, Omicron Alias B.1.1.529

Dikatakannya, beban puncak yang dimiliki adalah 550 MW, gardu induk (GI) sebanyak 8 buah, kapasitas GI 1.080 MVA, trafo GI 19 unit, pelanggan 1.354.182 orang, pendapatan per tahun Rp 2.402 Miliar dan pelanggan premium sebanyak 18 pelanggan.

“Maka, kami menggelar ajang Multi Stakeholder Forum Tahun 2021 PT PLN (Persero) UP3 Yogyakarta ini untuk menguatkan sinergi dengan stakeholder yang ada di wilayah kerja kami,” ujarnya dalam agenda tahunan yang diselenggarakan di Sahid Raya Jogja Hotel, Babarsari, Sleman, Senin (29/11/2021).

Adapun Multi Stakeholder Forum bertema ‘Bangun Sinergi dan Bangkit Bersama Wujudkan Terang Negeriku, Tangguh Indonesiaku’.

Ahmad turut menekankan, PLN mendukung kebijakan pemerintah untuk menghasilkan lebih banyak energi yang ramah lingkungan.

Pihaknya sudah memasukkan penggunaan energi baru terbarukan dalam aspirasi 2024 yang juga harus tercapai demi energi berkelanjutan.

“Visi besar kami adalah menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara dan nomor 1 pilihan pelanggan untuk solusi energi, termasuk di Yogyakarta,” bebernya.

Ia turut mempromosikan penggunaan PLN Mobile, aplikasi yang bisa diunduh untuk HP Android maupun iOS untuk memudahkan pelanggan mengecek tagihan dan riwayat token.

Aplikasi juga bisa menyampaikan permohonan pasang baru, perubahan daya atau penyambungan sementara.

Pengguna bisa melihat informasi tarif listrik terkini, info pemeliharaan listrik hingga cek status pengaduan dan permohonan.

“Sampai bulan Oktober 2021, di wilayah kerja ULP Kota Yogyakarta, kami sudah memberikan stimulus untuk 32.066 pelanggan dengan daya 450 Watt dengan total stimulus mencapai Rp 684.501.596 dan 18.045 pelanggan 900 watt dengan stimulus mencapai Rp 837.970.834,” jelas Ahmad.

Baca juga: Tim Basket Putri SMAN 2 Yogyakarta Lolos ke Babak Fantastic Four, Audrey Gunajaya Mendominasi

Sementara, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta, Danang Rudyatmoko yang turut hadir dalam agenda itu berharap kerja sama PLN dengan stakeholder semakin erat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebab, hingga saat ini, masyarakat Kota Yogyakarta sudah bergantung dengan keberadaan listrik untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

“Semoga kerja sama ini terjalin semakin erat. Bisa kita lihat, masyarakat Kota Yogyakarta itu bergantung dengan listrik. Setiap listrik mati, pasti gelisah, mengeluh karena tidak bisa melanjutkan pekerjaan,” tandasnya. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved