Fakta-fakta Letusan di Laut Lembata, Indonesia Punya 6 Gunung Api Bawah Laut
Stasiun pemantauan gunungapi Ile Werung merekam kejadian erupsi ini mulai 28 November 2021 pukul 21.52 WITA dan berlangsung sekira satu jam.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
Ketinggian gunung api itu jika diukur dari dasar laut ada yang istimewa. Submarine Volcano 1922 memiliki ketinggian 5.000 meter.
Gunung Api Banua Wuhu ketinggian 400 meter, Gunung Api Nieuwerkerk berketinggian 2.325 meter, Gunung Api Hobal yang ada di dekat Ile Werung belum diketahui ketinggiannya.
Sementara Gunung Api Yersey ketinggiannya 4.200 meter dan Gunung Api Emperor of China berketinggian 2.850 meter.
Semua gunung api bawah laut di Indonesia itu masih aktif dan terus mengindikasikan kegiatan vulkanik di dalam perairan.
Riwayat Gunung Api Ille Werung
Dari situs PVMBG, dijelaskan riwayat dan sejarah Gunung Api Ille Werung yang menurut pembentukannya bagian dari Gunung Ili Adowajo.
Ini "gunung api besar" di daerah Pulau Lomblen pada katastrofa besar yang tidak diketahui kapan terjadinya.
Sekitar tenggara dari gunung ini telah runtuh dan terjadi depresi Ili Adowajo, yang kini masih tersisa hanya di bagian utara dan barat (Gunung Paugora dan Gunung Kawanora.
Di tepi utara dari depresinya terletak titik-titik 854, 801, 685 dan 689; di tepi barat dibentuk rongga gunung dari puncak Ili Adowajo ke selatan.
Setelah katastrofa besar, depresi itu diisi oleh kubah lava yang masih terlihat sisa-sisanya di Gunung Ili Monyet dari titik 592, 565, dan 579.
Pada letusan hebat berikutnya kubah lava ini dihancurkan, terkecuali Ili Monyet. Pada waktu itu terjadi kawah Gunung Ili Adowajo dengan garis tengah 1 kilometer.
Menurut keterangan penduduk kawah ini pada tahun 1870 masih mempunyai dasar mendatar dengan ketinggian sekira 300 mdpl dan solfatara-solfatara aktif.
Dalam tahun itu juga di kawah Ili Adowajo terjadi letusan kuat dan lambat laun lava naik ke atas membentuk kubah Gunung Ili Werung yang sekarang.
Bersamaan itu pada celah yang arahnya utara-selatan pada dasar depresi ini terbentuk kubah-kubah lava Ili Lositobe dan Ili Penutuk.
Akhirnya pada kegiatan tahun 1948 terjadilah kerucut-kerucut baru di lereng selatan dekat Laut Ili Gripe dan Ili Petrus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/letusan-gunung-api-ille-werung.jpg)