Breaking News:

Berita Kesehatan

Ini Efek Berbahaya Jika Anda Tak Menghabiskan Antibiotik yang Diresepkan Dokter

Bakteri buruk yang berhasil bertahan hidup dapat mengubah DNA agar menjadi lebih kuat dari obat antibiotik sehingga terjadi resistensi antibiotik

Editor: Mona Kriesdinar
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Antibiotik, merupakan salah satu kelompok obat yang mungkin sudah sangat dikenal secara umum. Biasanya obat ini digunakan untuk menyembuhkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau parasit tertentu.

Obat ini memang tergolong manjur, namun termasuk obat yang penggunaannya diawasi secara ketat.

Antibiotik ini harus diberikan berdasarkan resep dokter. Serta dikonsumsi sesuai dengan dosis yang diberikan.

Sayangnya, tak sedikit di antaranya yang menghentikan mengonsumsi antibiotik ketika penyakit yang diderita sudah menunjukkan kesembuhan.

Padahal, dokter selalu mewanti-wanti agar menghabiskan obat antibiotik tersebut lantaran sudah disesuaikan dosisnya.

Apa saja efeknya jika Anda tak menghabiskan obat antibiotik yang diresepkan?

Sebagai informasi bahwa pilihan antibiotik yang diberikan dokter, tergantung infeksi kuman yang menyerang tubuh. Karena, satu jenis antibiotik hanya efektif untuk melawan bakteri atau parasit tertentu.

Dokter juga menimbang kondisi kesehatan penderita, tingkat keparahan penyakit, kondisi ginjal, dampaknya saat dipadukan dengan obat lain, riwayat alergi, persebaran penyakit di suatu daerah. dll.

Itulah alasan kenapa saat memberikan antibiotik, dokter biasanya meminta agar pasien menghabiskan sesuai dengan dosis yang diberikan.

Penggunaan antibiotik yang berlebihan, termasuk yang kurang atau di bawah dosis yang dianjurkan oleh dokter, akan menciptakan mikroorganisme yang resistan terhadap obat antibiotik dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved