Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 di Kulon Progo dan Gunungkidul Melambat, Sri Sultan HB X Beberkan Alasannya

Sri Sultan Hamengku Buwono X menargetkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di wilayahnya dapat dituntaskan pada akhir tahun 2021

Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menargetkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di wilayahnya dapat dituntaskan pada akhir tahun 2021.

Seperti diketahui, cakupan vaksinasi DIY berada di angka 95,61 persen per Minggu (21/11/2021).

Dari total sasaran sebanyak 2,8 juta penduduk, sekitar 2,6 juta warga telah menerima suntikan vaksin.

"Pokoknya saya target dosis pertama Desember harus selesai. Kan kalau yang dosis pertama 96 persen saya kira kalau dosis satu mungkin harapan saya bisa (tercapai)," terang Sri Sultan di Kompleks Kepatihan DI Yogyakarta, Senin (22/11/2021).

Pengentasan vaksinasi dosis pertama sebelumnya ditargetkan selesai pada November 2021.

Namun karena adanya sejumlah kendala, target yang ditetapkan pun molor.

Menurut Sultan, hal ini disebabkan karena laju vaksinasi harian di Gunungkidul dan Kulon Progo yang belakangan ini mengalami penurunan.

Hal tersebut ditengarai karena faktor kondisi geografis di kedua wilayah itu.

Karena sebagian wilayah berada di kawasan terpencil dan tak terjamah layanan vaksinasi, membuat warga dengan mobilitas terbatas seperti lansia dan difabel kesulitan mendapat suntikan.

Baca juga: Cegah Potensi Lonjakan Kasus Saat Libur Akhir Tahun, Pemkab Gunungkidul Perkuat Satgas COVID-19

Baca juga: Penerima JPD COVID-19 di Kota Yogya Bertambah 175 Orang

Karenanya, Pemda DIY terus mengoptimalkan layanan jemput bola untuk meningkatkan aksesbilitas masyarakat rentan terhadap vaksin.

Kondisi ini otomatis membuat laju penyuntikan sedikit lamban.

"Memang problemnya itu di Gunungkidul dan Kulon Progo karena bagi orang tua dan difabel harus diparani (didatangi) karena kalau jalan mereka punya problem karena wilayahnya, geografisnya pengunungan. Ini yang harus dijemput. Kondisi geografisnya begitu jadi agak lambat tapi nggak apa-apa," beber Sultan.

Lebih jauh, terkait pengentasan vaksinasi dosis kedua, Raja Keraton Yogyakarta ini berharap agar dapat terselesaikan pada Januari 2022.

Sri Sultan juga meminta agar masyarakat yang sudah tervaksin dosis pertama untuk melanjutkan vaksinasi hingga dosis kedua sehingga imunitas terhadap virus Corona benar-benar dapat terbentuk.

"Januari harapan kami sudah selesai. Lebih cepat lebih baik yang penting waktunya suntik kedua ya suntik. Jangan yang kaya pertama dulu, ada 1,3 juta (suntik dosis satu) setelah ditunggu empat bulan yang kembali 668 ribu," beber Sultan. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved