PS Satria Adikarta Bidik Target Lolos 8 Besar Liga 3 DIY
Liga 3 DI Yogyakarta mulai memasuki pekan kedua kompetisi tahun 2021. Secara resmi 15 tim mengikuti Liga 3 DIY mulai terpetakan tim mana saja yang
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Kemudian setelah itu, tim diputuskan mengambil 28 pemain untuk diboyong mengikuti Liga 3 DIY.
"Secara khusus tim kita sudah persiapkan sejak empat bulan lalu. Di sana sudah mulai latihan itu intens, tapi kalau sama seleksi sudah sekitar tujuh sampai delapan bulan," ungkapnya.
Menurut Hari, persiapan ini sudah lebih dari cukup untuk ikut berkompetisi di level amatir.
"'Kita rasa cukup untuk persiapan, dari seleksi tujuh bulan lalu juga banyak pemain yang tertampung," jelasnya.
Kompetisi Liga 3 DIY Dilaksanakan Setengah Kompetisi Tidak Ideal
Kompetisi Liga 3 DIY resmi menggunakan sistem setengah kompetisi, sehingga seluruh tim minimal hanya bertanding sebanyak empat kali.
Baca juga: UMK Kota Yogyakarta 2022 Jauh di Bawah KHL, Legislatif Desak Tanggung Jawab Pemerintah
Menurut Hari, sistem tersebut tidak idela diterapkan untuk Liga 3, padahal seluruh tim sudah benar-benar mempersiapkan diri untuk kompetisi dengan serius.
"Liga 3 saat ini tidak ideal karena dilaksanakan hanya setengah kompetisi, persiapan lama tapi hanya bermain sebanyak empat kali, bagi yang ingin pembinaan sepak bola tentu jadi kasian ke pemainnya," bebernya.
Tambah lagi pendanaan tim sepak bola untuk mengikuti Liga 3 tidaklah murah, apalagi bagi tim yang hanya dihidupi oleh ownernya sendiri.
Pastinya dengan penerapan sistem ini sangat disayangkan oleh kebanyakan tim di Liga 3.
"Dana yang keluar juga tidak sedikit, minimal 60 juta, itu paling mepet buat satu tim, belum nanti keperluan untuk swab antigen, bisa sekitar 1,5 juta per pertandingan," tukasnya. (tsf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/skuad-satria-adikarta-sebelum-pertandingan-dimulai-221121.jpg)