Breaking News:

Penjelasan Kejari Sleman Soal Isu Kekerasan yang Menimpa Tahanan Titipan oleh Oknum

Informasi dugaan kekerasan terhadap tahanan titipan yang dilakukan oleh oknum Kejaksaan Negeri Sleman beredar di-aplikasi percakapan WhatsApp

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Kasi Pidum Kejari Sleman Andika Ramadona didampingi Kasi Intelijen Kejari Sleman, Sidrotul Akbar saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Kejaksaan Negeri Sleman, Senin (22/11/2021) 

Penjelasan Kejari Sleman Soal Informasi Aksi Damai Protes Kekerasan Terhadap Tahanan 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Informasi dugaan kekerasan terhadap tahanan titipan yang dilakukan oleh oknum Kejaksaan Negeri Sleman beredar di-aplikasi percakapan WhatsApp sejak Minggu (21/11/2021).

Isi dari pesan tersebut menjelaskan, soal rencana aksi dari sejumlah anggota keluarga dan rekan-rekan dari tahanan titipan di depan kantor korps Adhyaksa Sleman. Meski, aksi tersebut akhirnya batal dilakukan. 

Dikonfirmasi, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Sleman, Andika Romadona membantah informasi yang telah beredar di media sosial tersebut.

Menurut dia, begitu ada informasi itu, Kajari didampingi dirinya tadi pagi langsung memanggil para pengawal tahanan dan secara tegas para pengawal itu menyatakan tidak ada kekerasan seperti itu. 

Baca juga: Pemkab Bantul Sebut Destinasi Wisata Saat Akhir Tahun Berpotensi Tetap Buka dengan Pembatasan

"Kami pastikan bahwa anggota kami, staf kami, tidak ada yang melakukan kekerasan terhadap tahanan," kata dia, didampingi Kasi Intelijen Kejari Sleman, Sidrotul Akbar, Senin (22/11/2021). 

Seluruh pelaksanaan kegiatan di lingkungan Kejaksaan Sleman diakui dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Sesuai ketentuan, menurut Andika, setelah dilaksanakan tahap kedua atau penerimaan tersangka dan barang bukti dari penyidik di Polres atau Polsek kepada penuntut umum maka tahanan di tingkat penuntutan langsung dititipkan ke Rutan atau Lapas yang ada di wilayah DIY. 

Misalnya, jika tahanan terkait kriminal umum, maka dititipkan di lapas kelas II B Sleman (lapas Cebongan).

Lalu tahanan perkara Narkotika, Psikotropika atau obat-obatan dititipkan ke Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta (Lapas Pakem).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved