Breaking News:

PAN Kota Yogyakarta Gulirkan 'Pit-pitPAN', Usung Tema Napak Tilas Mataram Kotagede

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari pahlawan, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Yogyakarta, menggulirkan agenda 'Pit-pitPAN'

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok. DPD PAN Kota Yogyakarta
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyerahkan bantuan kepada anak yatim akibat Covid-19, di sela agenda 'Pit-pitPan', Minggu (21/11/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari pahlawan, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Yogyakarta, menggulirkan agenda 'Pit-pitPAN', dengan mengusung tema napak tilas Mataram Kotagede, Minggu (22/11/2021) pagi. 

Sekretaris DPD PAN Kota Yogyakarta, Rifki Listianto mengatakan, 'Pit-pitPAN' diikuti oleh kader dari berbagai tingkatan se-Kota Yogyakarta. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berupaya mengangkat potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. 

"Jadi, tidak sebatas membudayakan bersepeda saja, ya, tapi kami berupaya mengangkat potensi-potensi di wilayah, sesuai momentum," katanya. 

Baca juga: PPKM Level 3 Saat Nataru, Pemkab Sleman Berharap Tidak Ada Penutupan Destinasi Wisata

Dalam edisi ini, kegiatan diawali dengan menyusuri lorong sayur Gembira Rejosari Rejowinangun, lorong sayur Shinta Mina Pilahan, serta Makam Menteri Agama Pertama HM Rasjidi. Setelah itu, dilanjutkan kunjungan ke Situs Watu Cantheng, Masjid Gede Mataram, dan Pendopo Kajengan Trunojayan. 

"Selama kegiatan turut dilakukan aksi penanaman bibit tanaman, tabur bunga, dan diakhiri penyerahan bantuan pada lima anak yatim yang orangtuanya meninggal dunia karena Covid-19," tandasnya. 

"Bantuan diserahkan oleh Wakil Walikota Heroe Poerwadi dan tokoh masyarakat yang juga Ketua PDM Kota Yogyakarta Akhid Widi Rahmanto," imbuh Rifki. 

Baca juga: Kampanyekan Operasi Zebra Progo, Punokawan Polres Gunungkidul Turun ke Jalan

Lebih lanjut, Anggota DPRD Kota Yogyakarta itu berharap, 'Pit-pitPAN' bisa menggugah kembali kenangan akan kiprah Yogyakarta bagi perjalanan bangsa.

Menurutnya, banyak tempat yang menjadi saksi sejarah untuk keberlangsungan bangsa Indonesia. 

"Semuanya memiliki nilai edukasi yang harus dipahami oleh masyarakat, baik warga, maupun wisatawan. Tempat-tempat itu pun bisa disinggahi melalui bersepeda sembari menikmati budaya dan potensi wilayah," katanya. (aka)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved