Inilah 4 Hal yang Dapat Membatalkan Wudhu
Umat Muslim harus mengetahui hal-hal yang bisa membatalkan wudhu. Sebab, jika wudu batal, maka ibadah yang dilakukan pun menjadi tidak sah.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
عَنْ أَنَسٍ رَضي الله عنه قاَلَ كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ الله
يَنَامُونَ ثُمَّ يُصَلُّونَ وَلاَ يَتَوَضَّؤُنَ - رواه مسلم - وزاد أبو داود : حَتَّى تَخْفَق رُؤُسُهُم وَكَانَ ذَلِكَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ
Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata bahwa para sahabat Rasulullah ﷺ tidur kemudian salat tanpa berwudhu' (HR. Muslim) - Abu Daud menambahkan: Hingga kepala mereka tertunduk dan itu terjadi di masa Rasulullah ﷺ.
3. Menyentuh kemaluan
Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan baik sengaja maupun tidak dapat membatalkan wudhu. Rasulullah SAW bersabda,
“Jika seseorang menyentuh kemaluannya (dengan telapak tangan) maka hendaknya ia berwudhu, dalam riwayat lain: barangsiapa menyentuh kemaluannya maka hendaknya ia berwudhu,” (HR. Malik, Syafie, Abu Dawud dengan sanad shahih).
4. Bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan dewasa
Bersentuhnya kulit laki-laki dan perempuan dewasa yang bukan mahram tanpa adanya penghalang mampu membatalkan wudhu, terlebih jika akibat sentuhnya itu menimbulkan syahwat. Kecuali, menyentuh dengan mahram, seperti anak kecil.
Itulah hal yang dapat membatalkan wudhu.
Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang senantiasa menjaga wudhu.
(MG – Endry Nur Latiefah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wudhu-najis.jpg)