Breaking News:

DP2AP2KB Kota Yogyakarta Harapkan Seluruh Kalurahan Miliki Kampung KB

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) Kota Yogyakarta menargetkan seluruh

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) Kota Yogyakarta menargetkan seluruh kalurahan memiliki kampung Keluarga Berkualitas (KB). 

Kepala DP2AP2KB Kota Yogyakarta, Edy Muhammad mengatakan saat ini kampung KB bukan berarti Keluarga Berencana lagi, namun Keluarga Berkualitas.

Selain cakupan wilayah yang lebih luas, kampung Keluarga Berkualitas lebih berfokus pada kesejahteraan keluarga.

Baca juga: PN Klaten Mulai Sidangkan 22 Gugatan Warga Klaten yang Terdampak Tol Yogyakarta-Solo

"Kalau dulu kampung Keluarga Berencana dicari yang peserta KBnya rendah, tetapi kemiskinannya tinggi. Sehingga dengan adanya kampung KB bisa meningkatkan partisipasi KB. Tetapi dengan Keluarga Berkualitas ini, berbeda. Tidak hanya hanya bagaimana keluarga membuat rencana, tetapi bagaimana agar keluarga sejahtera," katanya, Senin (22/11/2021).

Ia menerangkan sudah ada 38 kampung KB di Kota Yogyakarta. Tahun ini, pihaknya akan menambah 7 kampung KB lagi. Dengan demikian 45 kalurahan di Kota Yogyakarta memiliki kampung KB.

Agar kampung KB dapat berjalan dengan baik, pihaknya bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang lain, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, Perinsudtrian, Usaha Kecil dan Menengah, dan lain-lain.

"Kota Yogyakarta kan sebagai kota pariwisata, kota pendidikan, kota budaya. Kami bersinergi dengan OPD lain. Misalnya dengan lorong sayur, nanti bekerjasama dengan DLH, ternyata bisa jadi potensi pariwisata, ya kerjasama dengan Dinas Pariwisata. Sehingga harus ada sinergi dengan OPD yang lain," terangnya.

Selain program pemberdayaan, ada pula program bina keluarga remaja. Dengan program tersebut, maka remaja dapat memiliki rencana sebelum memutuskan untuk berkeluarga. 

Baca juga: Marak Parkir Liar di Jalan Pasar Kembang, Dishub Kota Yogyakarta: Puluhan Kendaraan Kita Tertibkan 

"Mulai dari reproduksi, karena nanti remaja kan juga akan mejadi calon pengantin. Kemudian terkait dengan fungsi keluarga. Kami berharap agar remaja memiliki rencana, kan ada genre atau generasi berencana. Kami juga membuka konsultasi sebaya, supaya lebih terbuka," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga memiliki program bina keluarga lansia. Harapannya lansia menjadi sehat dan mandiri. Dengan adanya berbagai program tersebut, ia berharap keluarga di Kota Yogyakarta semakin berkualitas dan sejahtera. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved